07 February 2019

Portofolio 7 Februari 2018

#YukNabungSahamSetelah lama gak update posisi portofolio, kali ini saya akan kembali melakukan update portofolio saham saya per penutupan sore hari ini. Alhamdulillah saya mulai bisa mengendalikan diri dalam menabung (investasi) saham. Dalam artian saya terus belajar meningkatkan kemampuan pengetahuan sehingga bisa berpikir lebih logis dan lebih penuh perhitungan ketika ingin membeli sebuah saham. Dan proses belajar ini tidak boleh sampai berhenti ! Setelah setahun yang lalu saya memposting portofolio saham saya yang berantakan di sini, dalam rentang setahun itu saya tidak berhenti belajar. Banyak yang mengatakan kalau ingin belajar investasi / trading saham kita harus memiliki mentor. Namun di zaman serba online, kita bisa menemukan banyak mentor di Youtube yang membagi pengetahuannya secara cuma-cuma meskipun ada diantara mereka yang juga "jualan" seminar bagi yang beminat mengikutinya. Berikut portofolio saham saya yang saya screen shoot dari aplikasi eSmart BNI Sekuritas:

01 February 2019

Postingan Pertama di 2019

Hi gaes, apa kabar? (Sok ngalay ala vloger)

Bursa Efek Indonesia
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (WartaEkonomi.Co.Id)
Sudah lama nih saya tak posting di blog ini. Kendalanya karena semakin banyak kesibukan baik pekerjaan maupun investasi saham yang saya lakukan. Ngomong-ngomong masalah investasi saham yang saya sedang geluti, terakhir kali saya posting disini dengan kondisi portofolio yang babak belur. Mungkin banyak dari gaes-gaes sekalian menganggap saya sudah lari dari pasar modal sebagai investor ritel karena kapok akibat kerugian yang saya alami.

Memang sempat down juga, namun untuk menambah semangat saya menyempatkan diri ikut Sekolah Pasar Modal di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Saya ambil kelas syariah yang level 2. Kaget juga pas masuk kelas, ternyata peminat saham syariah cukup banyak juga. Para anak-anak muda generasi milenial dan banyak pula yang wanitanya meskipun tak memakai penutup kepala (jilbab) tetapi mengambil kelas pasar modal syariah, bukan yang konvensional. Saya sendiri datang terlambat, karena tidak hapal jalan kesana yang berliku-liku dan untuk balik arah saja jauhnya minta ampun.

08 May 2018

BNI Syariah Ajak Nasabah Sholat Berjamaah

BNI SyariahSekitar pukul 14.30 saya mendatangi kantor BNI Syariah cabang Depok untuk menyetorkan dana. Kebetulan antrian ramai sehingga cukup lama juga menunggu. Tiba-tiba kurang lebih 10 menit menjelang waktu sholat ashar, ada pemberitahuan bahwa sebentar lagi waktu sholat tiba.

Selang beberapa waktu kemudian adzan berkumandang dipengeras suara, satpam sibuk mengajak jamaah sholat berjamaah. Teller kemudian membalik papan namanya dan memasang tanda sedang sholat dan segera menyelesaikan transaksi lalu menutup layanan.

Semua karyawan khususnya yang laki-laki dan beberapa pimpinan serta nasabah yang ada disitu segera berwudhu. Setelah itu mereka melakukan sholat sunnah, dan dipimpin oleh seorang yang mungkin setidaknya manajer di bank tersebut sholat ashar kemudian dilaksanakan.

17 April 2018

Ketika Saya Bukan Guru Lagi

Per 1 Februari 2018, saya meminta pengunduran diri ke Kepala Sekolah saya untuk tidak mengajar lagi di sekolah, saya lebih memilih menjadi tenaga administrasi yang setiap harinya berkutat dengan pendataan guru dan siswa, penyusunan anggaran sekolah, peng-SPJ-an BOS, dan lain-lainnya yang semakin hari semakin banyak saja jenisnya. Oleh karena itu saya harus memilih, karena saya tidak mau juga terlalu ngoyo, ya ngajar, ya jadi tenaga administrasi (atau lebih dikenal operator sekolah).

Oh iya, selama ini saya bekerja sebagai tenaga guru non PNS di sebuah sekolah dasar di Kota Depok selama lebih dari 13 tahun (TMT 5 Maret 2005). Pada tahun 2018 ini, pemerintah Kota Depok memberikan perhatian yang cukup baik kepada tenaga honorernya, yang mana honor dibayarkan berdasarkan masa kerja dan tingkat pendidikan. Meskipun masih dibawah UMP, namun saya rasakan sudah lebih baik perhatian yang diberikan. Konsekuensinya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok melarang  kepada tenaga honornya untuk merangkap sebagai guru dan tenaga administrasi bersamaan. Jadi harus memilih, ingin jadi guru atau ingin jadi tenaga administrasi.

Akhirnya, dengan pertimbangan yang matang, dimana disekolah saya hanya ada satu orang tenaga operator sekolah dan administrasi yang berpengalaman, dan jika saya tetap menjadi guru, maka siapa yang mengerjakan tugas-tugas yang serba cepat dan sangat mengandalkan kemampuan penggunaan perangkat IT disekolah? Disinilah saya memilih untuk berhenti menjadi guru (meskipun nilai UKG online saya Pedagogik 89,2857142 dan Profesional 82,9081632 dengan nilai total 84,8214), tapi saya tetap harus konsentrasi di satu pekerjaan.

01 April 2018

Portofolio Akhir Maret 2018

Yuk Nabung SahamBulan maret adalah bulan yang penuh dengan nuansa merah, dimana IHSG terus meroket tapi arah roketnya tidak keatas, melainkan kebawah. Aksi jual asing pada saham-saham blue chip begitu derasnya, apalagi dibumbui dengan berita perang dagang antara AS dan Cina dan memerahnya bursa-bursa saham dunia serta sentimen terhadap suku bunga The Fed dan wara-wiri berita lainnya yang sebenarnya saya juga kagak ngerti-ngerti banget pengaruhnya secara langsung terhadap bursa saham Indonesia, kok bisa ... He..he..

Yang pasti portofolio saya semakin dalam meruginya, saat ini posisi modal dengan aset saya loss -12,11% sudah tembus dari 10% dan saya sendiri sudah banyak membuang saham-saham dan hanya menyisakan 3 buah saham saja yaitu INDF, TLKM dan GIAA dengan posisi harga sebagai berikut:

Yuk Nabung Saham

Semuanya dalam kondisi "tertidur nyenyak" dan sepertinya saya akan hold terus dalam jangka panjang, mengingat saham-saham itu (TLKM dan INDF) adalah saham yang fundamentalnya bagus dalam jangka panjang masih diyakini akan naik lagi dan sambil nunggu deviden juga.