18 November 2020

Tanaman Hias Booming: Dari Hobi, Rekreasi, Ke Investasi

Janda Bolong
Janda Bolong
(Sumber: Lazada)
Sedang viral tanaman hias Janda Bolong yang harganya kadang bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak bikin geleng-geleng kepala, jandanya aja, dan udah bolong pula harganya selangit, apalagi perawan rapet nya? Hehe #JustKidding 😂

Ada yang bilang, hobi tanaman hias bisa dijadikan investasi. Karena tadi ada yang cerita di televisi nasional bahwa dia membeli tanaman hias seharga 150 ribu rupiah pada tahun 2017. Sekarang di tahun 2020 harganya konon sudah mencapai 1,5 juta alias cuan 10 kali lipat. Apa iya bisa disebut investasi? Ya mungkin tergantung kondisi dan keadaannya. Namun bagi saya pribadi jikapun ingin disebut investasi, lebih ke investasi yang sangat beresiko. Karena apa? Karena kita tidak bisa menganalisis pergerakan harga tanaman hias secara teknikal. Secara fundamental pun tidak bisa kita ukur. Semua subjektif atas penilaian dari penjual dan pembeli itu sendiri. 

Namun kalau dilihat dari sisi lain, hobi tanaman hias ini sebenarnya bukanlah sekedar “investasi,” namun lebih kepada rekreasi. Mengapa demikian? Saat pendemi Covid19 sedang terjadi di Indonesia, banyak tempat wisata untuk berekreasi ditutup. Bahkan kegiatan masyarakat pun dibatasi. Tapi keinginan manusia untuk berekreasi tidak bisa dibatasi, sehingga manusia mencari cara untuk menciptakan rekreasinya sendiri dengan kondisi yang serba terbatas itu.

06 Oktober 2020

Obat Sakit Kepala Alami

Sakit Kepala
Ilustrasi: hot.liputan6.com
Saya termasuk orang yang dulu sering sakit kepala. Salah dikit aja, kepala langsung cenat-cenut sampai sering tak tertahankan. Kemana-mana saya selalu membawa obat Bodrex Migra, karena hanya obat tersebut yang bisa segera menghilangkan rasa sakit kepala saya. Boleh dibilang saya menjadi ketergantungan dengannya.

Di saat bulan Ramadhan misalnya, setelah sahur saya selalu takut jika ditengah-tengah berpuasa kepala saya tiba-tiba sakit. Pasti rasanya tersiksa jika tidak segera diminumkan obat tadi. Makanya, kadang saya suka nekat, minum obat tersebut saat sahur meskipun tidak sedang merasakan sakit kepala, harapannya biar sepanjang siang dalam kondisi berpuasa saya tidak terserang sakit kepala. Ini tentu kebiasaan yang sangat bodoh dan berbahaya.

Tapi mau bagaimana lagi, daripada aktivitas terganggu karena tersiksa dengan sakit kepala, ya mau tidak mau harus segera di cut. Saya kemudian membaca beberapa artikel yang memaparkan bahwa jika sering sakit kepala, artinya adayang salah dengan tubuh kita. Sakit kepala hanya salah satu warning dari tubuh untuk meminta perhatian. Ya memang kebiasaan saya tidur larut malam membuat tekanan darah saya tinggi, namun tekanan darah yang tinggi tersebut kadang justru tidak menyebabkan saya sakit kepala.

25 Januari 2020

Katanya Ini Biang Kerok Munculnya Tenaga Honorer

ilustrasi
Pemerintah melalui Menpan RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sepakat dengan Komisi II DPR untuk menghapus tenaga honorer dari seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah. Kesepakatan itu sebagai mandat dari UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi kedepannya pegawai pemerintah itu hanya ada 2 yaitu ASN Pegawai Negri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kabiro Humas BKN mengungkapkan penyebab banyak tenaga honorer di instansi pemerintah pusat dan daerah karena Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) tidak melaksanakan aturan larangan yang sudah terbit. Banyak PPK yang melanggar dengan berasumsi kekurangan SDM. Apakah benar kekurangan SDM atau ini hanya alasan pemerintah pusat saja dalam hal ini Menpan RB dan BKN untuk “berlepas” tangan dari permasalahan honorer ini? Apalagi ada yang mengatakan pengangkatan honorer sering kali terjadi karena kedekatan dengan pejabat PPK (nepotisme). Memang ada yang demikian, namun tidak semua seperti itu. Saya termasuk yang tidak nepotisme.

19 September 2019

Warning Di Usia 40 Tahun

usia 40 tahun
Gambar Ilustrasi : Viva.co.id
[3/7 05.44]  +62 852-2936-xxxx: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuuh ustadz .. Di dalam Al Quran banyak menyebutkan usia 40. Mohon pencerahannya Ustadz ttg usia 40 itu... 
Jazakallah khairan (Ummu Umar, Solo)

Wa'alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Bismillahirrahmanirrahim ..

Usia 40 tahun, adalah batas antara muda dan tua. Usia tersebut manusia tidak lagi dikatakan muda, tp belum pula dikatakan tua, tapi dia sedang mengarah ke sana.

Di usia 40, vitalitas kerja tubuh biasanya menurun, penyakit sdh mulai banyak mengintai; gula, kolesterol, jantung, dll .. ada bom waktu di tubuhnya. Artinya, ibarat mobil atau motor, mesin dan bodynya sdh banyak masalah. 

Nabi ﷺ mengatakan bahwa usia umatnya adalah antara 60-70an, jarang yg sampai 80an.

Usia 40, berarti sdh melewati lebih dari separuh hidup. Jatah hidupnya semakin berkurang. Dia sudah sore, masa-masa terik dan panasnya usia muda sudah lewat. Dia hampir senja. Waktu nampak cepat sekali.., bayang-bayang kematian sudah mulai dia rasakan. 

06 Agustus 2019

Mati Lampu dan Bapak Gendut

ilustrasi
Ilustrasi
Waktu masih kecil, saya suka membayangkan di PLN itu ada seorang bapak gendut berkacamata kuning. Dia duduk di mejanya yang berwarna putih sambil membaca koran. Ketika hujan dan petir melanda, bapak gendut ini bangkit dari kursinya. Dia berjalan ke arah saklar listrik berwarna hitam. Warna yang kontras dengan panel-panel kontrol listrik yang berwarna biru telur asin dan dihiasi lampu berkelap-kelip. Lalu dia menurunkan saklar itu dan matilah listrik di semua rumah.

Bapak gendut ini kemudian kembali ke mejanya. Dia kembali membaca koran karena ditempatnya cahaya tetap terang. Ruangan kerjanya diterangi banyak lampu neon, dan tidak pernah sekalipun lampu-lampu itu mati.

Bapak gendut tak peduli dengan kesedihan anak-anak yang rumahnya menjadi gelap, yang tidak bisa menonton televisi karena listriknya dipadamkan. Bapak gendut tetap sibuk membaca koran dengan serius. Sementara, dirumah-rumah anak-anak kecil bersedih.