25 January 2020

Katanya Ini Biang Kerok Munculnya Tenaga Honorer

ilustrasi
Pemerintah melalui Menpan RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sepakat dengan Komisi II DPR untuk menghapus tenaga honorer dari seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah. Kesepakatan itu sebagai mandat dari UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi kedepannya pegawai pemerintah itu hanya ada 2 yaitu ASN Pegawai Negri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kabiro Humas BKN mengungkapkan penyebab banyak tenaga honorer di instansi pemerintah pusat dan daerah karena Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) tidak melaksanakan aturan larangan yang sudah terbit. Banyak PPK yang melanggar dengan berasumsi kekurangan SDM. Apakah benar kekurangan SDM atau ini hanya alasan pemerintah pusat saja dalam hal ini Menpan RB dan BKN untuk “berlepas” tangan dari permasalahan honorer ini? Apalagi ada yang mengatakan pengangkatan honorer sering kali terjadi karena kedekatan dengan pejabat PPK (nepotisme). Memang ada yang demikian, namun tidak semua seperti itu. Saya termasuk yang tidak nepotisme.

19 September 2019

Warning Di Usia 40 Tahun

usia 40 tahun
Gambar Ilustrasi : Viva.co.id
[3/7 05.44]  +62 852-2936-xxxx: Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuuh ustadz .. Di dalam Al Quran banyak menyebutkan usia 40. Mohon pencerahannya Ustadz ttg usia 40 itu... 
Jazakallah khairan (Ummu Umar, Solo)

Wa'alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Bismillahirrahmanirrahim ..

Usia 40 tahun, adalah batas antara muda dan tua. Usia tersebut manusia tidak lagi dikatakan muda, tp belum pula dikatakan tua, tapi dia sedang mengarah ke sana.

Di usia 40, vitalitas kerja tubuh biasanya menurun, penyakit sdh mulai banyak mengintai; gula, kolesterol, jantung, dll .. ada bom waktu di tubuhnya. Artinya, ibarat mobil atau motor, mesin dan bodynya sdh banyak masalah. 

Nabi ﷺ mengatakan bahwa usia umatnya adalah antara 60-70an, jarang yg sampai 80an.

Usia 40, berarti sdh melewati lebih dari separuh hidup. Jatah hidupnya semakin berkurang. Dia sudah sore, masa-masa terik dan panasnya usia muda sudah lewat. Dia hampir senja. Waktu nampak cepat sekali.., bayang-bayang kematian sudah mulai dia rasakan. 

06 August 2019

Mati Lampu dan Bapak Gendut

ilustrasi
Ilustrasi
Waktu masih kecil, saya suka membayangkan di PLN itu ada seorang bapak gendut berkacamata kuning. Dia duduk di mejanya yang berwarna putih sambil membaca koran. Ketika hujan dan petir melanda, bapak gendut ini bangkit dari kursinya. Dia berjalan ke arah saklar listrik berwarna hitam. Warna yang kontras dengan panel-panel kontrol listrik yang berwarna biru telur asin dan dihiasi lampu berkelap-kelip. Lalu dia menurunkan saklar itu dan matilah listrik di semua rumah.

Bapak gendut ini kemudian kembali ke mejanya. Dia kembali membaca koran karena ditempatnya cahaya tetap terang. Ruangan kerjanya diterangi banyak lampu neon, dan tidak pernah sekalipun lampu-lampu itu mati.

Bapak gendut tak peduli dengan kesedihan anak-anak yang rumahnya menjadi gelap, yang tidak bisa menonton televisi karena listriknya dipadamkan. Bapak gendut tetap sibuk membaca koran dengan serius. Sementara, dirumah-rumah anak-anak kecil bersedih.

26 March 2019

Untung Rugi Investasi Saham

investasi
Banyak orang yang "takut" jika diajak untuk berinvestasi, apalagi investasi saham yang kedengarannya sudah negatif saja di tengah masyarakat. Orang lebih suka berinvestasi dengan misalnya membeli unit link (asuransi plus investasi), padahal jika mereka tahu, yang dilakukan banyak perusahaan penerbit unit link adalah menginvestasikan dana nasabahnya di pasar modal juga dalam bentuk saham, surat hutang dan juga deposito. Selain mungkin ada yang disalurkan dalam bentuk kredit usaha.

Banyak orang yang juga lebih tertarik diajak meminjam uang alias kredit ke bank maupun leasing, meskipun bunga yang harus ditanggungnya cukup besar dan bisa membuat keuangan keluarga terganggu.

Keuntungan Investasi Saham

Ada beberapa keuntungan bagi investor saham, diantaranya:
  1. Mendapatkan capital gain, yaitu potensi keuntungan dari selisih kenaikan harga saham dengan harga belinya. Jika kita belum mau menjual saham saat harganya sedang naik, artinya kita baru mendapatkan potensi keuntungan, jika kita menjualnya maka kita merealisasikan keuntungan itu.
  2. Mendapatkan dividen, yaitu "bonus" yang dibayarkan perusahaan sesuai dengan lembar saham yang kita pegang. Bonus biasanya dalam bentuk uang, namun ada juga yang mendapatkan lembar saham.
  3. Bisa ikut Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), meskipun kamu hanya memiliki 100 lembar saham (1 lot), kamu bisa mengikuti RUPS sebagai pemilik perusahaan, tentu porporsi kepemilikannya sesuai saham yang kita pegang. Lalu apa kentungan ikut RUPS? Ya setidaknya dapat makan siang gratis, souvenir dan bisa selfie-selfie gitu 😤

01 February 2019

Postingan Pertama di 2019

Hi gaes, apa kabar? (Sok ngalay ala vloger)

Bursa Efek Indonesia
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (WartaEkonomi.Co.Id)
Sudah lama nih saya tak posting di blog ini. Kendalanya karena semakin banyak kesibukan baik pekerjaan maupun investasi saham yang saya lakukan. Ngomong-ngomong masalah investasi saham yang saya sedang geluti, terakhir kali saya posting disini dengan kondisi portofolio yang babak belur. Mungkin banyak dari gaes-gaes sekalian menganggap saya sudah lari dari pasar modal sebagai investor ritel karena kapok akibat kerugian yang saya alami.

Memang sempat down juga, namun untuk menambah semangat saya menyempatkan diri ikut Sekolah Pasar Modal di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Saya ambil kelas syariah yang level 2. Kaget juga pas masuk kelas, ternyata peminat saham syariah cukup banyak juga. Para anak-anak muda generasi milenial dan banyak pula yang wanitanya meskipun tak memakai penutup kepala (jilbab) tetapi mengambil kelas pasar modal syariah, bukan yang konvensional. Saya sendiri datang terlambat, karena tidak hapal jalan kesana yang berliku-liku dan untuk balik arah saja jauhnya minta ampun.