Mungkin diantara pengunjung ada yang ingin punya blog berbayar seperti blog saya ini, namun bingung mau pilih jenis hostingnya apa? Sudah berkunjung ke website penyedia jasa hosting, tapi masih bingung jenis hosting apa yang mau diambil ?Oke saya akan sharing tentunya sesuai pengetahuan saya jenis-jenis hosting yang bisa dipilih ketika kita ingin membuat website/blog berbayar.
1. Shared Hosting, adalah hosting paling bawah dijagad
perhostingan, dimana disini dalam 1 server hosting digunakan oleh
puluhan bahkan ratusan website. Dengan begitu, setiap website harus
berbagi pakai resource server. Nah kalau ada website yang thread
nya tinggi, bisa mempengaruhi yang lain, misal website yang lain menjadi
lebih lambat diakses. Atau lebih parahnya jika ada "website tetangga"
yang memiliki lubang keamanan dan terkena hack, bisa-bisa website kita
ikut kena juga, misalnya tuh hacker menghapus semua data dari server
shared hosting tadi. Keuntungannya, shared hosting lebih ekonomis,
cocoklah bagi pemula dan yang ingin belajar mengelola website. 2. VPS (Virtual Private Server),
ini satu level diatas shared hosting. Dalam VPS, sebuah server hosting
hanya akan dimuati oleh sekitar 4 website, pokoknya lebih sedikit
dibanding shared hosting. Selain itu, dalam VPS kita dapat
mengkonfigurasi server kita sendiri, seperti menginstal OS, melakukan
admin, setting ini itu, dll. Seolah kita punya sebuah server.
Resourcenya pun lebih besar dari shared hosting, karena bisa
dikonfigurasi sesuai paket yang kita ambil. Misal RAM 1GB, HDD 20 GB,
dll. Jadi kalau memang blog kita ramai pengunjung, sampai ribuan perhari
diwaktu yang bersamaan, kayaknya perlu upgrade ke VPS. 3. Dedicated Server,
Ini benar-benar sebuah server yang disediakan jasa hosting kepada kita.
Spesifikasinya bisa dilihat di jenis paketnya, misal Intel Core.2
Quad-core processor Q8400 2.66Ghz C/4MB FSB 1333, HDD : 2xSATA2 2 x 500 GB (RAID capable/BIOS), Ram : 4 Gb DDR3,
ya pokoknya kaya beli komputer server sendiri yang diletakan ditempat
hosting. Setelah berapa tahun, maka server akan menjadi milik kita
sendiri (sesuai kontrak tentunya). 4. Colocation Server,
kalau yang ini, server kita beli sendiri, lalu datang ke tempat hosting
untuk diletakan di server room. Kita hanya bayar biaya sambungan
internet, listrik, dan perawatan sesuai perjanjian. Itulah
jenis-jenis hosting yang biasanya ditawarkan oleh jasa web hosting,
tentunya sesuaikan budget dulu, dan upgrade bertahap mengikuti
perkembangan popularitas web/blog kita. Satu lagi, carilah web hosting
yang memiliki fasilitas unlimited data transfer, sehingga ketika nanti
web/blog kita ramai pengunjung, kita tidak akan kehabisan bandwidth
bulanan yang menyebabkan web/blog kita tidak aktif untuk sementara waktu. Semoga bermanfaat, dan ditunggu tanggapan dari para pengunjung semua :)
|