|
Membaca wawancara wartawan Media Indonesia dengan Yusuf Supendi pendiri PK/PKS pada terbitan Senin, 25 April 2011 halaman 4 (Polkam) dimana Yusuf Supendi mengatakan "... Saya telah berwasiat, siapa pun operator yang akan melakukan ancaman dan kekerasan terhadap saya dan yang menyebabkan penghilangan nyawa, sutradaranya adalah Lutfi, Anis dan Hilmi." Pernyataan ini begitu menuduh dan tendensius, tidak mencerminkan akhlaq seorang muslim terhadap muslim lainnya. Pernyataan inipun sangat berbahaya dan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk merusak PKS. Andai saja saya memiliki kemampuan untuk membayar orang untuk membunuh Yusuf Supendi, saya perintahkan pembunuh bayaran untuk melakukan pembunuhan terhadapnya. Apa yang terjadi? Sebuah konspirasi yang hampir mirip dengan yang diduga terjadi kepada Antasari Azhar akan pula terjadi kepada petinggi PKS. Para petinggi PKS tersebut akan dengan mudah difitnah dan ditangkap untuk dijebloskan kedalam tahanan karena dituduh membunuh Yusuf Supendi. Mohon hati-hati kalau berbicara pak Yusuf, kalau memang tujuan anda baik, jangan sampai menebar fitnah kepada saudara seiman anda yang menyebabkan ada celah untuk dimanfaatkan orang lain, yaitu pembunuhan atas anda. Anda telah berlebih-lebihan terhadap saudara anda sendiri. Kalau anda memang merasa benar dan ingin memerangi kedzaliman, ingat kata Nabi, perangilah mereka namun jangan melampaui batas. Waalahu'alam bi showab.
|