|
Dalam pengembaraan jahil ku Menyusuri lembah nan gelap
Penuh badai kefanaan
Penuh tipuan keindahan
Aku terus berjalan
Tegopoh-gopoh berat
Penuh derita
Ditengah syahwat dunia
Penuh kefanaan
Aku hilang ditelan gelap
Terbang tertiup angin dosa
Terhempas ke batu cadas kehinaan
Tenggelam dalam lumpur kenistaan
Diantara tiupan angin dunia yang merayu membutakan
Sayup terdengar kenangan masa lalu
Nafas-nafas dzikir mendesah
Degup jantung penuh tasbih nan indah
Wajah-wajah penuh syukur yang mungkin takkan kujumpai
Setelah kupergi jauh tanpa berita
Kini aku harus pulang
Karena aku memang akan berpulang
Namun kemanakah Dia akan memulangkan ku
Hanya dengan setitik iman di hati
Serta berjuta penyesalan di diri
Apakah cukup untuk menebus syurga
Karena tidak ada tempat berpulang
Melainkan kembali padaNya
Aku bersimpuh dibawah kemuliaaNya
Tanpa berani mengangkat kepala
Aku takut... takut setakut-takutnya...
Akan pulangkah aku...
|