| UN oh UN... |
|
| Ditulis Oleh kakbayu | |||||||
| Sabtu, 26 April 2008 | |||||||
|
UN menelan korban.... Sekelompok guru yang mencoba menolong murid-muridnya agar lulus digerebek. Tidak tanggung-tanggung, Densus 88 yang turun men !. Memang UN masih sering diperdebatkan, namun tetap saja pemerintah menjalankan metode penyeleksian "kepandaian" anak didik dengan cara yang tidak sesuai dengan Multiple Intelegency.
Seorang yang belajar selama 12 tahu (dari SD), dikarenakan gagal UN, maka semuanya menjadi tidak berharga. Di SD pun sekarang mulai diberlakukan UASBN, meskipun tidak seketat UN, karena UASBN membolehkan sekolah untuk menentukan sendiri berapa nilai yang minimal didapat siswa untuk dapat lulus.
Memang, dari sononye manusia itu selalalu berada dalam persaingan. Waktu kita masih berbentuk sperma, kita aja memperebutkan 1 sel telur, padahal kita waktu itu berjuta-juta, eh yang "luluz" untuk turun kedunia cuma 1. Masuk SMP juga begitu, 1 bangku di perebutkan puluhan bahkan ratusan siswa. Masuk SMU juga sama, kuliah juga sama. Dan terakhir nanti di akhirat, manusia bersaing memperebutkan syurga. Itulah kehidupan manusia, selalu bersaing, bersaing dan bersaing. Tapi persaingan itulah yang membuat hidup menjadi lebih hidup. UN juga mengingatkan kita pada pemilihan presiden atau gubernur. Semua calon di jaring dan disaring oleh partai, kemudian lolos ikut pemilu. Setelah itu masih di seleksi oleh rakyat, baru deh bisa duduk dibangku kekuasaan. Mingkin orang yang gagal jadi presiden atau gubernur juga merasaka hal yang sama dengan orang yang gagal UN kali ya ? Bete, sedih, bahkan kalau tidak tahan bisa bunuh diri. Ya, kesimpulannya kita harus selalu mempersiapkan diri menghadapi persaingan dimanapun kita berada. Mulai bangku sekolah sampai nanti di dunia kerja. Karena disini saya tidak mau ikut berpolemik dengan berbagai pendapat tentang UN, sikapi aja dengan bijak, meskipun memang terasa tidak adil. Depok, 20080426
kakbayu.web.id
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya |
|---|
















