|
Setiap orang pasti punya sesuatu yang menurutnya terbaik dalam hidupnya. Bisa itu merupakan teman, sahabat, saudara, guru, murid, dan lain-lain.
Saya sendiri memiliki 2 orang murid yang menurut saya terbaik bagi saya. Yang satu terbaik diantara murid laki-laki saya, dan satu lagi terbaik diantara murid perempuan.
Untuk murid laki-laki, yang terbaik adalah murid les saya yang bernama Lazmana, bagaimana tidak baik, setiap saya akan mengajar kerumahnya, dia sudah sibuk menyiapkan masakan special warisan "datuk moyangnya". Saya menjadi pencicip masakan-masakannya, mulai dari nasi goreng, mie goreng, daging asap, dll. Semua kadang dibuat special khusus buat saya, dilayani dengan baik dan pokoknya perhatiannya oke banget deh. Saya sering mengajaknya jalan keluar, sekedar menemaninya membeli film ataupun berputar-putar disekitar kompleks. Bahkan ketika itikaf, saya bersama dengannya yang ketika itu masih kelas 6 SD untuk bermalam di sebuah masjid komplek. Kalau ada bandel-bandel dikit, itu sih wajar, namanya juga anak-anak. Yang tidak saya sukai darinya adalah ketika dia mengoda adiknya sampai akhirnya sering berantem. Jadi repot kalau sudah begini. Sekarang dia sekolah di SMP 5 Depok kelas 1. Masih sering ketemu, karena masih terus les dengan saya.
Untuk murid perempuan, yang terbaik menurut saya adalah Dina Kencana, semasa masih belajar bersama saya, dia adalah murid yang selalu patuh, nurut, nggak suka ngambek, suka belain saya kalau saya ada konflik dengan murid lainnya. Tapi saya tidak menilainya sebagai bentuk cari perhatian, dan memang dia bukan anak yang caper. Dia pintar, dan sekarang masuk ke SMP 2 Depok. Tetap akrab meskipun dia sudah menjadi alumni. Pernah suatu hari, ketika saya naik motor, dia berteriak-teriak mengejar saya. Saya pikir siapa, saya tetap berjalan saja. Eh dia ngejar terus, pas ketemu cuma pingin beri salam. Sampai sekarang saya masih sering kontak dengannya, dan masih tetap bisa akrab. Soalnya, banyak juga alumni yang begitu sudah lulus, pada lupa deh sama guru-guru sebelumnya. Ketemu minggir-minggir, sampe-sampe kecebur got kalheee !
Saya do'akan semoga mereka berdua sukses dimasa depannya. Amiin !
Depok, 24 April 2008
|