|
Udah 9 tahun kok baru diungkap sekarang? Seorang biduan dangdut ayam jago membeberkan pada media perlakuan seorang da'i kondang sejuta umat. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, demi privacy mereka. Kalau kata ust. Sedekah, itu bukan urusan kite, urusan mereka. Setuju saya pak ustadz. Manusia khilaf, memang sudah sewajarnya. Manusia adalah tempat salah dan khillaf. Dan salah serta khilafnya manusia bisa menjadi sebuah aib bagi dirinya. Namun, Allah memberikan jalan keluar bagi manusia ketika ia salah dan khilaf, yaitu tobat. Untuk aibnya, Allah sering menutupi aib manusia. Karena jujur aja, kita mulia bukan karena perbuatan kita, melainkan karena aib-aib kita ditutupi oleh Allah. Jadi, jangan sok suci deh kalau jadi manusia, karena masih ada yang Maha Suci, tapi juga jangan sok kotor alias bangga dengan dosa-dosa kita. jika aib sudah ditutupi Allah, jangan sekali-kali kita beberkan ke semua orang, kecuali orang yang benar-benar bisa membantu kita. Misalnya hakim, aparat dan orang yang benar-benar bisa dipercaya. Membeberkan di infotainment, sama aja ibarat menelanjangi diri sendiri ditengah-tengah pasar. Bukan malah cepat selesai, tapi akan ada eksesnya. Ada fitnah, cemoohan dan hal negatif lainnya. Ketika jalan-jalan ke detik.com, saya baca banyak sekali cemoohan buat si ayam jago. Ada yang bilang untuk mendongkral popularitaslah, matrelah, dll. Anehnya lagi, kenapa setekah 9 tahun baru diungkap? Apa karena sang da'i sudah tidak memberikan "upeti" lagi? Tuh kan, saya jadi ikut kebawa-bawa suudzon. Ya udah deh ikut ust. Sedekah aja, jangan ikut campur urusan orang. Nanti juga semua akan selesai. Problematika kehidupan, badai pasti berlalu.
|