|
Mengatasi Emisi Gas Buang Kendaraan di Jalan Raya |
|
|
Ditulis Oleh Kakbayu
|
|
Minggu, 10 Oktober 2010 |
 Kota-kota besar, khususnya Jakarta merupakan daerah yang sangat buruk kualitas udaranya, dikarenakan gas buang khususnya dari kendaraan bermotor yang lalu lalang di jalan-jalan besarnya. Diperparah lagi dengan berkurangnya daerah hijau yang
merupakan paru-paru kota. Banyak cara yang
dilakukan pemerintah di dunia dan khususnya di Indonesia untuk mengatasi
masalah ini. Diantaranya dengan melakukan uji emisi terhadap
kendaraan-kendaraan yang lalu lalang di jalan-jalan, membatasi jumlah
kendaraan khususnya dihari libur dan menjadikan jalan-jalan sebagai
tempat olahraga dipagi hari. Contohnya di jalan Sudirman setiap hari
minggu pagi.
Namun ada cara yang menurut saya
cukup baik juga selain cara-cara diatas. Dimana kita tahu, beberapa
lampu pengatur lalu lintas khususnya di kota-kota telah dilengkapi
dengan timer. Ini sebenarnya bisa dimaksimalkan lagi, diperbanyak lampu
lalu lintas yang seperti ini, bahlan kalau perlu seluruh lampu lalu
lintas seperti itu. Kemudian dibawah lampu dituliskan himbauan untuk
mematikan mesin kendaraan apabila timer lampu merah masih cukup lama
(diatas 20 detik misalnya), dan menyalakan kembali mesin kendaraan jika
timer sudah dibawah 10 detik. Kemudian tempatkan petugas untuk
berkeliling dan meminta supir mematikan mesin sesaat. Jika kesadaran
sudah dirasakan ada pada pengendara, maka tanpa perlu repot-repot lagi
semua akan berjalan dengan sendirinya.Selain bisa
mengurangi emisi, cara ini bisa juga menghemat BBM. Dan penggunaan
lampu led pada lampu lalin tersebut juga mendukung hemat energi dan
menuju bumi yang lebih hijau.
|