Pena Guru Blogger ...  
Beranda
Wednesday, 08 February 2012
 
 
Curhat Lagi E-mail
Ditulis Oleh kakbayu   
Senin, 31 Mei 2010
Sepertinya hubungan kakak dengan bapak sudah tidak akan bisa membaik lagi. Begitupun dengan adik perempuan kakak, sepertinya sudah mulai terbentuk sifat penentangannya. Siapa yang salah kalau begini?

Kakak akan bercerita secara jujur, karena di blog ini memang akan kakak jadikan blog untuk mencurahkan isi hati. Sedari kecil, kakak dan adik-adik tidak pernah mendapatkan pendidikan agama dari orang tua. Sifat bapak kakak yang otoriter, keras dan selalu mau benar sendiri, sedikit demi sedikit telah mengakumulasi perasaan kecewa, putus asa dan lama-kelamaan menjadi kebencian anak-anaknya.

Kami manusia, bukan benda mati, meskipun hati kami telah mati rasa terhadap bapak. Kami jadi tidak peduli lagi, secepatnya kakak dan adik akan pergi meninggalkannya. Biarlah bapak hidup tua sebatang kara, toh inipun kakak lakukan karena didukung oleh keluarga besar.

Lihat saja nanti, ketika adik kakak sudah lulus dan bisa bekerja, god bye my father ! Hanya kebetulan belaka kakak lahir melalui dia, apakah kakak meminta pada Tuhan untuk dilahirkan oleh orang tua semacam ini? Jika seandainya bisa meminta, tentu saja kakak tidak akan memilih dia menjadi orang tua.

Hidup memang paksaan, kita dipaksa hidup tanpa banyak pilihan, turun ke bumi dan jalankan peran kita. Jangan sombong sebagai orang tua yang merasa telah melahirkan dan membesarkan anaknya. Karena kita semua hanya menjalankan peran. Dan peran itu suatu saat akan dijalankan oleh anakmu juga. Apa bedanya?

Mendidik anak yang baik adalah dengan cara kesetaraan, tidak ada yang merasa hebat, karena kita sama-sama manusia yang diciptakanNya. Seorang anak memiliki naluri untuk patuh dan taat kepada orang tuanya. Tapi naluri itu akan hilang jika anak merasa selalu dilecehkan.

Dan itu sudah mulai terjadi pada kakak...
Komentar
Tulis Komentar Cari
roy   |12-06-2010
Ya elah nabi aja cobaan nya lebih beratYa elah nabi aja cobaan nya lebih berat
Rina  - Buat roy   |12-06-2010
Kalau membaca tulisan diatas jangan melihat dari sudut pandang kamu sendiri. Masih mending penulis ini cuma menuliskan kekecewaannya. Kalau dia sampai nekat bagaimana? Orang pintar ketika ada masalah, ia mencoba meredamnya dengan cara-cara yang baik, dengan menulis misalnya. Tapi kalau orang bodoh mungkin sudah bunuh diri seperti yang sering kita lihat di media.
Memang cobaan nabi lebih berat, tapi nabi dipandu dan dijaga oleh Nya.
Mungkin kalau kita dijahatin orang lain, kita bisa pukul. Tapi bagaimana kalau itu orang tua kita. Hanya anak-anak yang punya masalah ini yang bisa merasakan. Kalau gak pernah merasakan, mana pernah tahu, apalagi kalau sering dimanja orang tua. Jadi anak pemimpi bisa-bisa.
Tulis komentar
Nama:
Email (tidak dipublikasikan):
 
Website:
Judul:
Kode UBB:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly:
:dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh:
:whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Ketikan kode anti spam yang kamu lihat.
kakbayu.web.id

3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Bookmark & Share
Kategori
Bintang Prestasi
Laman Favorit
Buku Tamu (Do Follow)
Kontak
Tentang Blogger
Twitter feed @kakbayu
Bookmark & Share
Cari Dengan Google
My Yahoo Messenger
Hit Counter
Jumlah tayang :
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini189
mod_vvisit_counterKemarin250
mod_vvisit_counterMinggu ini691
mod_vvisit_counterBulan ini1820
mod_vvisit_counterTotal174083
Statistik
Admin: 1
Konten: 367
Link: 55
Widgets
syariah.biz
Support By Daxa.Net

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net







Google PageRank Checker
 
Top! Top!