| Tentang Serah-serahan & Tukang Ojek |
|
| Ditulis Oleh kakbayu | ||||||||||||||||
| Kamis, 27 Mei 2010 | ||||||||||||||||
|
Tanggal 23 Juni kemarin, kakak udah melamar calon pendamping hidup
kakak. Dari pihak keluarga sendiri, ada 6 orang om dan bulik beserta
keluarga kakak jadi 10 orang. Om kakak gak bawa mobil, jadi sewa angkot
aja lebih ekonomis. Kakak sendiri bawa motor, mengingat jaraknya dari
rumah besan tidak terlalu jauh.
Pas sampe, jalan sedikit ketutup, karena ada orang lagi ngebangun rumah. Akhirnya keluarga pada turun. Jalan beriringan, kakak sendiri naik motor jalan pelan-pelan. Persis kaya ksatria berkuda yang mau datang ke tempat tuan putri diiringi dayang-dayang. Hehe Alhamdulillah, acara berjalan lancar, diiringi joke-joke era tahun 80an, alias joke-joke bapak-bapak. Seputar KTP seumur hidup dan pensiun. Akhirnya lamaran diserah-terimakan. Berhubung pengantinnya udah gak sabaran, waktu pelaksanaan nikahnya diubah jadi tanggal 19 Juni 2009 alias maju satu hari dari rencana sebelumnya. Pada saat pulang, inilah yang merepotkan. Kakak harus bolak-balik, pertama ngantar om-om ke Margonda. Terus ngantar bapak, mama, ade kerumah. Berapa kali bolak balik. Soalnya rumah calon agak jauh dari rute angkot. Jadilah kak tukang ojek dadakan. Kak jadi protes, kalau nanti jadi pengantin, gak mau jadi tukang ojek dadakan lagi...
kakbayu.web.id
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















