| Adhyaksa & Andi |
|
| Ditulis Oleh kakbayu | ||||||||||||||||
| Sabtu, 15 Mei 2010 | ||||||||||||||||
|
Beda menpora dulu dengan menpora sekarang. menpora sebelumnya,
Adyaksa Dault, ketika menjabat, seluruh waktunya digunakan untuk
mengabdi pada dunia olahraga di Indonesia. Beliau tidak terlihat seperti
orang partai, meskipun beliau di usung oleh PKS. Terlihat seperti dari
kalangan profesional.
Sedangkan yang sekarang, bung Andi
Malarangeng, setelah jadi menpora kok ya malah sibuk dengan partainya.
Kok lebih memilih jadi ketua partai ketimbang mengabdi pada bangsa dan
negara sebagai menteri negara pemuda dan olahraga, mengabdi untuk
memajukan olahraga di Indonesia.
Disaat atlet kita sedang berjuang merebut piala Thomas & Uber, bung Andi juga sedang berjuang menggalang dukungan untuk menjadi ketua umum partai Demokrat. Sama-sama berjuang, tapi beda tujuan. Kak juga pernah mendengar, kalau tidak salah, jika seandainya terpilih menjadi ketua partai, bung Andi bersedia mundur dari jabatan menteri dengan seizin presiden. Waduh, kalau memang bung Andi lebih memilih ketua partai, kenapa dijadikan menteri. Memang tidak diproyeksikan sebelumnya di internal partai, kalau bung Andi maunya jadi ketua, pak Anas yang jadi menteri. Kalau bung Andi sudah jadi menteri, biarkan pak Anas yang jadi ketua partai. Jadi jangan sampai mundur ditengah jalan. Sebagai rakyat dan juga blogger, kak hanya sekedar menulis aja. Tentunya, anda-anda para politikus yang lebih mengerti tentang arti dan prestise sebuah jabatan. Mungkin kalau ketua partai bisa melompat jadi RI-1 di pemilu 2014, jadi lebih di perebutkan ketimbang jabatan menteri yang notabene hanya pembantu presiden. So, rakyat yang akan menilainya.
kakbayu.web.id
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||
| < Sebelumnya |
|---|
















