|
Dalam beberapa minggu ini sibuk banget, ingin membuka lembaran baru
kehidupan ini, tapi sulit banget. Setelah habis ribut dengan bokap,
akhirnya urusan diambil sama om-om kak yang baik hati. Bokap nyerah,
bagai macan tak bertaring, macan ompong ! Kak merasa, disaat-saat
penting hidup kak, yang namanya sosok bokap kurang ambil andil.
Waktu
lahir, gak di adzanin & qomatin. Gak di akikahin. Waktu sunat, gak
disunatin, jadi sunat sendiri aja. Eits, jangan salah kaprah, maksudnya
ikutan sunat masal sendiri. Waktu lulus sekolah, gak dimodalin kuliah
atau kerja. Waktu mau n*k*h, boro-boro dimodalin, minta uang kak sendiri
aja susahnya minta ampun. Sampe ribut-ribut kedengeran saudara, diambil
alih deh nih kasus.
Asli bingung, selama ini, kak yang
sepertinya jadi ortu buat bokap kak sendiri. Bokap berulah, kak yang
selalu menyelesaikan. Mulai dari waktu kak SMP!
Biasanya, anak
berulah, ortu yang nyelesaikan. Ini kok terbalik ya?!
Ya,
mudah-mudahan semua orang mau mengerti keadaan kak ini, kalau kak jadi
introvert dan terkesan menutup diri, apalagi sama orang-orang baru. I
love it! Sendiri itu indah.
Buat orang yang masih perhatian sama
kak, jangan kecewa ya jika akhirnya kamu tau kayak apa kak sebenarnya
saat ini. Ambil aja yang baik dari kak, yang buruk buang. Ibarat
mengambil mutiara ditengah lumpur hitam. Ambil mutiaranya, buang
lumpurnya. Oke, jangan liat kaknya, pasti kamu kecewa, tapi liat
kebaikan apa yang masih bisa kak lakukan buat kamu.
Sahabat
adalah orang yang menemani dikala sahabatnya dzalim atau di dzalimi...
|