Berita terkini: kakbayu menarik dukungannya kepada grup Gerakan
1.000.000 Facebookers Mendukung Chandra Hamzah & Bibit Samad
Riyanto. Berikut keterangan kakbayu ketika kami menyambangi kediamanya.
Wartablog:
Maaf kak minta waktunya sebentar, mau wawancara.
Kakbayu: Oh, dari
mana ya mas? (asli, ini pura-pura gak tau)
Wartablog: Mengapa anda
menarik dukungan pada Grup Gerakan 1.000.000 Facebookers
bla..bla..bla.. (tidak terdengar karena rame, tapi udah dimengerti
narasumber)
Kakbayu: Tentu saja kak punya alasan menarik
dukungan
pada Grup Gerakan 1.000.000 Facebookers bla..bla..bla.. (kalau ini males
nulis), karena kakak lihat Pak Chandra dan Pak Bibit sudah gak greget
lagi untuk memberantas korupsi. Tidak seperti dugaan kak sebelumnya.
Wartablog:
Memang dugaan anda seperti apa?
Kakbayu: Tadinya kak
berharap,
begitu lepas dari masalahnya, pak Chandra dan pak Bibit langsung
memberantas korupsi dan menyalami satu persatu Facebookers yang telah
mendukungnya.
Wartablog:
Gak salah tuh?
Kakbayu: Yang pertama
enggak, yang kedua banget.
Wartablog: Apa yang harus dilakukan
sekarang?
Kakbayu: Untuk para Facebookers, jangan gampangan,
asal
dukung sana dukung sini, lihat dulu duduk permasalahanya. Dan kalau
mendukung jangan setengah-setengah, kenapa gak sekalian bikin Gerakan
1.000.001 Facebookers Mendukung KPK mengambil alih kasus Century. Ini
lebih jelas.
Wartablog:
Lantas kenapa waktu itu anda gabung di grup
tersebut?
Kakbayu: Alasanya 1. Biar keren™ !
Wartablog: Pandangan
anda sekarang
terhadap pak Bibit dan pak Chandra?
Kakbayu: Kak melihat
mereka
berdua seperti Marmaid Man dan Barnakel Boy di film anak-anak
SpongeBob. Dan Facebookers sendiri adalah SpongeBob nya yang ingin
membuat
mereka berjaya lagi, tapi rupanya mereka sudah terlalu "tua" untuk jadi
pahlawan.
Wartablog:
Selanjutnya, apa yang anda akan lakukan?
Kakbayu: Kak mau
tidur,
udah jam 2 pagi neh!
Wartablog: Okelah kalau begitu.
Demikian
wawancara kami dengan kakbayu.
"Kak..kak...! Nanti beritanya
tolong upload-in ya!" wartablog berteriak.
"Iya, sana pergi udah
malam." Jawab kak sambil lempar sepatu.