 Banyak para blogger yang menulis tentang Alexa Rank. Baik menjelaskan
sejarahnya, tips & trik meningkatkan rangkingnya, dan juga
perdebatan tentang akurat-tidaknya pengukuran trafik yang dilakukan Alexa terhadap sebuah
situs/blog di dunia maya.
Bagi pengunjung yang belum tahu tentang
Alexa Rank, mungkin perlu sedikit review. Alexa Rank atau rangking yang
diberikan Alexa terhadap sebuah situs/blog menunjukan tingkat
tinggi-rendahnya trafik (lalulintas data), dimana semakin tinggi trafik,
berarti semakin populer, dan semakin rendah angka rangkingnya. Yang
terbaik memiliki rangking 1, yaitu google.com. Facebook sendiri
mendapatkan rangking 2, dan seterusnya sampai angka puluhan juta. Alexa
sendiri merupakan anak perusahaan jual-beli online terbesar di dunia,
amazon.com.
Beberapa blogger ada yang mengatakan penghitungn
trafik rank Alexa tidak akurat, dan sangat disayangkan jika ini
dijadikan acuan popularitas suatu situs/blog. Karena apa? Penghitungan
trafik pengunjung unik hanya terjadi jika browser di install add-ons
toolbar Alexa sparky, yang dipakai biasanya browser Mozilla Firefox.
Ketika browser yang ter-install toolbar Alexa sparky memanggil suatu
situs/web, maka akan terjadi "ping" ke Alexa dan tercatat dalam database
nya.
Selain itu pada website dapat juga dipasang Alexa Widget
yang berisi Java Script, dimana jika terjadi hit, meskipun dengan
browser tanpa toolbar Alexa sparky, akan mengirim data juga ke database
Alexa. Itu yang saya baca dari blogwalking yang saya lakukan.
Saya
sendiri mengambil jalan tengah saja, ingat, kemampuan manusia terbatas,
dan alat yang diciptakan manusia juga terbatas kemampuanya. Saya
menganggap Alexa Rank sama denga AC Nielsen, sebuah perusahaan konsultan
yang sering melakukan survei untuk menentukan rating popularitas suatu
acara televisi.
Cara meratingnya pun hampir sama dengan Alexa,
yaitu dipasang alat pencatat (peoplemeter) pada sampel pemirsa televisi.
Alat tersebut akan mengirimkan data acara apa yang sedang mereka lihat,
umur pemirsa dan data lainnya. Sama toh dengan toolbar Alexa sparky.
Ini tentunya tidak akurat karena hanya berupa sampel, tapi tetap
dijadikan acuan rating acara yang populer. Dan semakin populer semakin
mahal slot iklan pada acara tersebut. AC Nielsen sendiri mengakui bahwa
hasil surveinya
tidak bisa dijadikan gambaran secara nasional popularitas sebuah acara
televisi, namun televisi dan para pemasang iklan tetap menggunakannya
sebagai acuan untuk menentukan harga yang harus dibayar ketika pemasang
iklan memasang iklannya pada suatu acara sesuai dengan tinggi atau
rendahnya rating acara tersebut. Nah begitulah cara saya
menganggap Alexa Rank, tapi yang paling penting bagi saya, Alexa Rank
dapat membuat nge-blog menjadi lebih bersemangat, meskipun Alexa Rank
saya saat ini masih bongsor !
|