|
Ditulis Oleh Ebiet G. Ade
|
|
Senin, 15 Maret 2010 |
|
Ada sisa-sisa suara yang bergema dalam dada aku tak mendengar apapun gemuruh diluar pintu
Ia terus mengejarku ia terus menghantuiku mengendalikan seluruh gerak dan naluri ku
Ada akal yang masih bening ada budi yang masih jernih bertarung serentak bergumul bola-bola hati
Ia terus membelenggu ia ingin melukaiku membalut semua indra akal fikir ku
Ada yang tak dapat aku lepas meskipun berulang aku coba waktu berputar semakin cepat aku telah jauh teringgal
Ada yang tak pantas aku sandang setumpuk penghargaan lebih baik ku telan kata-kata ku angan-angan ku By : Ebiet G. Ade
|