| Wajah Dibalik Topeng |
|
| Ditulis Oleh kakbayu | |||||||
| Senin, 01 Maret 2010 | |||||||
|
Setiap kita pasti mengenal dan selalu bertemu dengan banyak orang. Dari banyaknya orang yang kita kenal dan selalu bertemu, secara sadar ataupun tidak, kita menseleksinya menjadi teman. Teman kemudian kita seleksi lagi menjadi sahabat. Ada juga yang kita seleksi sebagai pacar, "kakak", "adik" bahkan sampai pasangan hidup.
Ada yang kita sayang, ada yang kita benci, ada yang kita harapkan kehadirannya dan ada juga yang kita berusaha untuk menghindarinya.
Itulah aktivitas kita sebagai makhluk sosial. Menseleksi siapa saja yang boleh dekat dan siapa yang hanya teman biasa serta siapa yang tidak ingin kita dekat dengannya. Ketika kita dalam keadaan bahagia, berada dipuncak sukses, berprestasi atau memiliki sesuatu yang bermanfaat. Banyak orang yang ingin dekat dengan kita, baik yang tulus maupun yang memakai topeng dengan beragam corak. Tapi ketika kita sedang berada pada posisi dibawah, hina, putus asa dan tidak memiliki manfaat bagi orang, disaat inilah kita bisa melihat siapa-siapa saja yang benar-benar tulus sama kita, yang benar-benar sayang dan peduli sama kita. Disaat inilah kita bisa melihat dengan jelas wajah manusia sebenarnya dibalik topeng dengan berbagai corak tadi. Disaat inilah kita bisa melihat wajah sahabat yang selama ini bersembunyi dibalik topeng tersamar oleh manusia-manusia penjilat.
kakbayu.web.id
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















