|
Rame di media masa tentang penyalahgunaan facebook untuk melakukan kejahatan dan tindak pidana. Nah tulisan ini kakak buat untuk sahabat-sahabat cilik kakak yang umurnya kebanyakan masih dibawah 13 tahun. Sebenarnya usia segitu belum boleh dek punya fb. Tapi hari gini gak punya fb?! Hidup di gunung broh!
Emang serbasalah bak makan buah simalakama. Punya
fb takut jadi korban, gak punya juga takut jadi korban gaptek kaya si
Imas <hehe.. canda Imas, jangan marah ye!> Neh berikut kakak
kasih saran aja deh buat sahabat kecil kakak yang umurnya masih dibawah
15 tahun tapi udah punya fb. Dibaca syukur, gak dibaca gak syukur.
1. Pastikan mama atau papa tau account fb dan password kamu, kalau gak
tau, kasih tau aja. Biar mama n papa bisa ngecek siapa teman-teman kamu
dan apa yang kamu bicarakan dengan teman-teman kamu. Kendala dari saran
kakak yang pertama ini kalau mama n papa nya gak ngerti fb, apalagi
kalau sampai berkata "nak papa beliin fb donk, tapi jangan terlalu
pedes", ini jelas gak bisa dilakukan. Kalau gitu kita pake cara ke-2
aja. 2. Jangan pernah percaya sama teman-teman fb kamu yang
cuma kamu kenal dari fb, alias gak pernah bertemu langsung. Apalagi
kalau dia mencoba membujuk kamu untuk melakukan sesuatu, misalnya ngajak
ketemu. Mendingan kamu fb-an sama orang yang udah kamu kenal di sekitar
kamu. Seperti orang tua, teman sekolah, guru, teman ngaji, om dan tante
kamu. Hindari juga kamu fb-an dengan orang yang kamu gak kenal dan
tidak memasang foto, karena bisa jadi orang tersebut punya niat gak baik
atau memang gaptek gak bisa masukin foto. Wkwkwkwk 3. Jangan
terlalu rinci menuliskan data kamu di fb. Misal kamu menulis alamat
rumah yang lengkap, alamat sekolah yang lengkap, dll. Jaga-jaga takutnya
kamu jadi korban penculikan. 4. Tulislah topik pembicaraan
yang sesuai dengan umur kamu. Misalkan kalau kamu berusia 10-12 tahun,
kamu bisa menulis topik pembicaraan tentang bagaimana cara membuat telur
asin, bagaimana cara menyirami tanaman, bagaimana cara mengikat tali
sepatu, mengapa SpongeBob bisa berbuih, dll. Jangan menulis topik yang
mengesankan kamu kayak orang dewasa, seperti bagaimana cara memperbaiki
genteng yang bocor, bagaimana cara bapak-bapak tertawa, bagaimana cara
mama menawar belanjaan, dll. 5. Kalau mau mengunggah foto
(upload), gunakan foto-foto yang berpakaian sopan dan tidak seronok.
Untuk menambah efek anak-anak, kamu bisa pake bedak baby yang agak tebal
dan cemong pada wajah kamu. Nah itu saran dari kakak, ambil
yang seriusnya, buang yang isengnya. Met fb yang aman!
|