|
Lagi pusing, dah mau skripsi, tapi belum ketemu judulnya. Lagi nggak ada ilham. Komputer juga lagi jebol, cari komponen dulu neh, baru rakit lagi.
Memang, kalau udah biasa kerja pake komputer, kalau pas komputernya rusak, kayaknya ada yang kurang aja. Kreatifitas jadi mandeg, kerjaan jadi bertumpuk. Pokoknya ribet deh. Untuk aja ditempat kerja disediain komputer, nggak tanggung-tanggung, selusin ! Tapi biar bagaimanapun, lebih enak ngerjain sesuatu yang bisa dikerjain dirumah ya dikerjain dirumah. Sambil santai. Oh iya, kemarin sidang SIM udah, Alhamdulillah SIM balik lagi. Jadi inget waktu SMA dulu, boncengan sama temen yang namanya Ahmad Amanu, kena razia, eh dia pake acara nggak bawa STNK. Yaudah, motor dibawa polisi, dan dia disuruh pulang ngambil STNK di Depok, sedangkan tertangkapnya di Cibinong. Sementara dia pulang, saya ikut "ditahan" disuruh jagain motor. Sempet juga dijemur ditengan jalan sama tuh polisi. Akhirnya, selesai juga masalahnya, temen saya datang dengan membawa STNK dan abangnya. Kembali ke masalah sidang, ternyata nggak ribet-ribet amat. Saya sedikit mau berbagi dengan oengunjung, mungkin aja ada yang lagi bingung mau sidang SIM. Saya sidang di PN Depok yang di Kota Kembang. Begitu datang, lihat nomor pada surat tilang kita. Nah cocokin sama yang ada di daftar yang biasanya ditempel di dinding. Kalau mau cepet, ada orang jual jasa membantu mencarikan nomor pada surat tilang kita, biasanya minta bayaran Rp. 3.000, nah dari nomor itulah kita bisa tahu di ruang sidang yang mana kita akan disidang. Jangan sampe salah masuk ruang sidang, sebab berkas kita yang ditahan (SIM atau STNK) akan dibawa ke ruang sidang yang sesuai. Kalau udah dapat lokasi ruang sidangnya, taruh deh tuh surat tilang dimeja, liat aja dimana orang pada naruh surat tilang mereka. Setelah itu duduk manis & tunggu dipanggil hakim. Setelah dipanggil, maju & duduk di kursi pesakitan, nah dengerin aja apa kata hakim. Setelah itu bayar deh dendanya. saya sendiri karena nerobos lampu merah kena Rp. 30.000, biaya perkara Rp. 500 & registrasi Rp. 100. Jadi total Rp. 30.600. Langsung SIM dikasihkan. Nggak begitu lama nunggunya, malah lebih lama bayar pajak kendaraan di kantor Samsat Depok II deh. Ribet pula lagi. So, warga negara yang baik mending ikut sidang daripada menyogok polisi !
|