Sunday, 20 May 2012
syariah.biz
Menu Online
Kakbayu's Blog :D
Katagori Lainnya
Bintang Prestasi
Tempat Makan
Landmark
Baris-baris Kata
Cerita Pendek
Kontributor
Iklan
Menu List
Kakbayu's Blog :D
Real
Imajiner
Pariwara
Bisnis Pulsa + Sedekah
Terbaru disini...
Terpopuler disini...
Kakbayu's Blog :D
| Laman Favorit | Buku Tamu (Do Follow) | Menghubungi Kakbayu | Tentang Kakbayu | Twitter feed @kakbayu |
iklaniklan

Pemilu & Pornografi / Pornoaksi E-mail
Ditulis Oleh kakbayu   
Senin, 06 April 2009
Apa sih bedanya pemilu dengan pornografi atau pornoaksi? Yang jelas beda lah. Tapi apa persamaanya pemilu dengan pornografi  atau pornoaksi? Nah ini yang mau saya ulas. Persamaanya adalah sama-sama tidak boleh untuk anak usia dibawah 17 tahun.
 
Ramai dibicarakan tentang pelanggaran yang dilakukan oleh parpol peserta pemilu. Dimana 3 partai yaitu Golkar, PDIP dan Demokrat merupakan partai yang paling banyak melakukan pelanggaran berdasarkan hasil dari Bawaslu. Salah satu pelanggaran yang sering dilanggar adalah tentang tidak diperbolehkannya anak-anak mengikuti kampanye parpol.
 
Nah pelanggaran yang ini nih yang rata-rata semua parpol pernah melanggarnya. Terus terang, mungkin karena kurangnya ilmu saya, saya tetap tidak bisa memahami pendapat orang-orang yang melarang anak ikut dalam kampanye parpol. Alasannya apa?
 
Dr. Lula Kamal yang ketika acara Kontes deParpol di TPI menjadi panelis, ia menyerang PKS yang saat itu ia lihat membawa anak berusia kurang dari 17 tahun (belum punya KTP) dengan mengatakan kurang lebihnya begini: PKS katanya mau memberikan pendidikan politik, tapi kok anak kecil-kecil kaya begitu dibawa. Bagaimana mau mencontohkan sebagai partai yang ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
 
Saya juga salah satu pengagum Kak Seto Mulyadi, ketua Komnas Anak. Tapi saya tidak sependapat ketika beliau melarang anak mengikuti kampanye parpol. Mungkin saya yang tidak "nyampe" mikirnya kali.
 
Tapi, sebagai pendidik, atau calon pendidik :), yang saya pahami adalah bahwa pendidikan itu dimulai sedini mungkin. Ya termasuk pendidikan politik, anak harus dibiasakan mengenal apa itu politik, apa itu parpol dan apa itu kampanya. Menurut saya hal yang wajar saja. Toh itu semuakan bukanlah materi pornografi yang harus dijauhkan dari anak.
 
Dengan mengikuti kampanye, anak menjadi paham, ini loh pelaksanaan demokrasi di negeri kita. Dan orang tua memberikan arahan, nanti kalau kamu sidah besar, kamu baru dibolehkan untuk memilih atau dipilih, atau kalau kamu mau jadi presiden, kamu harus seperti bapak-bapak diatas panggung itu. Ajarkan juga tentang apa fungsi dari demokrasi, apa fungsi wakil rakyat dan tumbuhkan sifat yang baik dan tidak apatis anak terhadap demokrasi di negeri ini.
 
Yang lucunya, ketika kita bertanya kepada anak kita "mau jadi apa kamu kalau sudah besar?" Anak ada yang menjawab presiden, menteri kaya Bapak Habibie. Dengan bangga kita mendengarkan jawaban anak-anak "jenius" kita. Padahal kita tahu, bahwa kalau mau jadi presiden atau menteri ya harus berpolitik.
 
Sekarang ini, banyak orang-orang yang terbujuk untuk diajak golput, apalagi kedepannya nant, golput akan semakin banyak. Salah satu sebabnya adalah karena kita tidak mengajarkan pendidikan politik sejak dini. Coba kalau anak kecil kita ajak kampanye, mereka akan melihat dan merekam semua moment yang terjadi. Mereka jadi memiliki ikatan terhadao sebuah parpol, meskipun mereka tidak memahaminya, Tapi mereka akan bangga jika dipakaikan baju parpol. Nah anak-anak seperti ini mudah-mudahan kedepannya sulit untuk dipengaruhi menjadi golput.
 
Kalau ada yang berpendapat mengikut sertakan anak dalam kampanye parpol merupakan bentuk eksploitasi anak, saya kira kurang tepat. Saya rasa acara Idola Cilik lebih mengeksploitasi anak. Anak di ajarkan bernyanyi, dikarantina, jadwal jadi padat, waktu main berkurang. Apa itu bukan bentuk eksploitasi anak? "Tidak, mereka kan happy-happy aja ikut acara itu!." Ya sama donk dengan anak yang diajak kampanye, mereka bisa bermain dengan teman-teman sebayanya. Berlari-lari mengekpresikan dirinya, dan mereka senang sebab mereka dibawa oleh ibu-bapaknya. Dimana letak eksploitasinya?
 
Nah, sebenarnya seharusnya bukan anak dilarang ikut kampanye, tapi bagaimana para peserta kampanye itu diwajibkan mengakomodasi keperluan anak. Misalnya menyediakan tenda bermain, menyediakan tempat menyusui seperti yang telas dilakukan partai bernomor 8. Saya bukan berpromosi lho, tapi menulis apa adanya.
 
Yang dilarang adalah ketika parpol menyajikan goyang erotis kemudian disitu ada anak-anak. Seharusnya Komnas  Anak lebih berani lagi dengan partai yang seperti ini, kalau perlu langsung membubarkan acaranya dan memanggil pimpinan partainya. Itu yang bener !
 
Jadi, dengan ilmu saya yang terbatas, saya berkesimpulan kalau kita ingin mengikis golput di pemilu-pemilu masa mendatang, maka ajarkan anak  tentang pendidikan politik sedini mungkin. Sehingga anak akan memiliki frame berpikir bahwa pemilu itu penting demi kelangsungan bangsa ini. Bahwa partai itu adalah tempat menyampaikan aspirasi yang sah dan dilindungi oleh undang-undang. Dan lagi semua itu bukanlah seperti halnya pornografi atau pornoaksi yang harus dijauhi dari anak !
 
Kepada para pengunjung, ditunggu komentarnya ya !
Komentar
Tulis Komentar Cari
Tulis komentar
Nama:
Email (tidak dipublikasikan):
 
Website:
Judul:
Kode UBB:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly:
:dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh:
:whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Ketikan kode anti spam yang kamu lihat.
kakbayu.web.id

3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Bookmark & Share
Posting lainnya disini...
Baris-baris KataAda Yang Tak Mampu Aku Lupakan

Selasa, 23 Maret 2010 | Ebiet G. Ade

Ada yang tak mampu ku lupabulu lembut di kening muyang meremang kala ku kecupdan ketika kusibak...
-

Orang biasaMau Nikah Ah....

Kamis, 17 Juni 2010 | kakbayu

Tinggal beberapa hari lagi mau melepas masa lajang, tepatnya tanggal 19 Juni 2010. Ternyata...
-

Orang biasaTernyata Masih Ada Orang Baik Di Jakarta

Senin, 19 Oktober 2009 | kakbayu

Minggu pagi, tanggal 11 Oktober, cuaca cukup cerah. Ku pacu motor irit ku dengan kecepatan sedang...
-

ReaktifAyam Jago Sejuta Ummat

Rabu, 13 Oktober 2010 | Kakbayu

Udah 9 tahun kok baru diungkap sekarang? Seorang biduan dangdut ayam jago membeberkan pada media...
-

Gue blogger jugaJadi Blogger Sedari Kecil

Jumat, 16 April 2010 | kakbayu

Si Fartan mau ganti URL, gayanya dia ngerti URL. Okelah, yang penting dia dan alis tebalnya sudah...
-

Lagi...
Buku Tamu
Isi buku tamu
Statistik
Admin: 1
Konten: 372
Link: 55
Jumlah tayang :
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin118
mod_vvisit_counterMinggu ini952
mod_vvisit_counterBulan ini3420
mod_vvisit_counterTotal194135
 
   
Isi © 2008 - 2012 kakbayu.web.id
Dukungan: Joomla & Mambo CMS