Masalah tidak cairnya tunjangan fungsiomal non PNS 2010 yang kini telah ditangani Ombudsman Republik Indonesia, berkali-kali saya dipanggil menghadap Kepala UPT untuk memberikan klarifikasi yang akan digunakan oleh Kadisdik kota Depok untuk menggunakan hak jawabnya. Namun rupanya Disdik Kota belum menjawab juga, sehingga datang surat ke-2 dari Ombudsman yang apabila tidak juga dijawab dalam waktu 14 hari, maka berarti Disdik Kota dianggap tidak mau menggunakan hak jawabnya dan Ombudsmam akan memberikan rekomendasi yang wajib dijalani oleh terlapor dalam hal adalah Dinas Pendidikan Kota Depok, meskipun dalam pengaduan saya, saya tidak menjadikan Disdik Kota Depok sebagai terlapor.
Dalam hal pengaduan ini, saya hanya ingin tahu dimana sebenarnya berkas pengajuan ulang yang telah saya kirimkan berkali-kali berada. Kalau memang Disdik Depok telah mengirimkan ke propinsi, seharusnya menurut saya, segera jawab surat dari Ombudsman dengan melampirkan bukti serah terima dokumen dan klarifikasi tertulis dari saya yang justru saya buat meringankan semua pihak.
Malam itu, tanggal 22 Februari 2008 saya
datang ke rumah kolega saya yang akan membuat sebuah website dengan nama domain
portal98.com. Seperti biasa, saya diminta untuk memberikan training / kursus
olehnya. Kali ini, ia membutuhkan keterampilan untuk membuat website. Kebetulan
sekali komputernya yang akan digunakan untuk praktek sudah terhubung ke
jaringan internet. Saya berpikir untuk memberi pelatihan on the fly aja,
maksudnya langsung praktek dengan menggunakan website sungguhan yang sudah
online. Awalnya saya berpikir untuk menjadikan komputernya sebagai webserver
untuk simulasi pembuatan website, tapi karena saya sendiri tidak membawa
perlengkapan (software) yang dibutuhkan, akhirnya website saya lah yang akan
dijadikan "kelinci percobaan" untuk sesi belajar kali ini.
Awal tahun 2003, ketika itu Ayyesha masih kelas 3 SMP. Hari-hari menjelang ujian akhir, hal yang harus dilakukan adalah belajar, belajar dan belajar. Buku yang di baca pun tak lain hanya buku pelajaran dan buku2 yang ada hubungannya dengan materi ujian. Kegiatan sekolah terasa 2 kali lebih lama dan berlangsung cepat. Dari ngenol jam pelajaran, latihan soal2, les tambahan, kemudian diakhiri dengan belajar kelompok. Semua terasa sangat membosankan, BORING!
Pelajaran komputer, atau nama resminya Teknologi Informasi & Komunikasi kini mulai disadari oleh para pemegang kebijakan kurikulum untuk sesegera mungkin disampaikan kepada peserta didik. Kini bukan menjadi suatu hal yang istimewa lagi apabila ada SD (Sekolah Dasar) yang sudah memberikan pelajaran ini, dan memang sudah dimasukan kedalam kurikulum sebagai muatan lokal.
Saya sendiri berprofesi sebagai guru Teknologi Informasi & Komunikasi di SDN Beji Timur 1 dengan status honorer daerah (wiyata bhakti). Ketika saya mulai mengajar, tingkat pendidikan saya masih SMA. Meski demikian, saya juga pernah mengajar pada tingkat yang sama dengan tingkat ijazah yang saya miliki, tepatnya di sebuah SMK-SMIP di Jakarta dengan nama bidang studi KKPI (Keterampilan Komputer untuk Pengolahan Informasi). Modalnya full skill saja, sebab kalau melihat kualifikasi, sudah pasti nggak masuk, karena saya belum S1 dan mengajar ditingkat yang sama dengan ijazah saya.
Ketika itu aku masih SMA, keadaan saat itu begitu kacau. Aku akan berbagi cerita kepada para pembaca ketika suasana bangsa Indonesia begitu mencekam. Dan pengalamanku ketika ikut-ikutan menjarah barang-barang di Ruko Nusantara Depok 1.
Hampir disetiap jalan masuk gang, warga memasang barikade dari berbagai macam kayu dan benda-benda lainnya untuk menghalangi masuknya orang "asing". Para pemuda berjaga didepan jalan dengan membawa berbagai senjata. Ada yang membawa golok, kayu, batu, dll. Entah mengapa, terus terang aku juga tidak mengerti. Isunya sih ada sekelompok orang yang tak dikenal yang akan menyerang (membuat rusuh). Ada juga isu adanya ninja yang menambah suasana makin mencekam. Belum lagi adanya penjarahan dan pembakaran kepada rumah dan toko-toko milik warga keturunan.
coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya kirimin email aja,
saya mo cerita nich,
Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan begkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he.
Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib maria yang begitu malang.tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.
Orang biasaBerbagiMinggu, 22 Maret 2009 | kakbayuSuatu pagi, datang ke rumah saya seorang bapak-bapak. Ia rupanya mempunyai hajat dengan kami. Ia... -
Dunia PendidikanSoal cerita, momok bagi kebanyakan anakSelasa, 31 Mei 2011 | KakbayuSebagai guru les matematika yang telah beroperasi selama lebih dari 5 tahun, saya sering menemukan... -
Bintang PrestasiVira Fidini RSenin, 25 Juli 2011 | KakbayuVira Fidini RistiantiNISN : -Prestasi :> Nilai 100 pada Mid Semester... -
Pengalaman PribadiPengalaman Seru Bersama ApentaRabu, 07 April 2010 | kakbayu
Malam itu, tanggal 22 Februari 2008 saya
datang ke rumah kolega saya yang akan membuat... -
SekolahanHarus NulisRabu, 07 April 2010 | kakbayuOke, harus nulis. Banyak pesanan kepada kak untuk menulis, diantaranya
mempublish "cinta aneh... -