Daftar Menu

(^_^) Taqabalallahu mina wa minkum ! (^_^)
Beranda
Internet Sehat, Ajarkan Anak Membuat Blog E-mail
Catatan Kakbayu - Jadi Blogger
Ditulis Oleh kakbayu   
Kamis, 10 Juni 2010
Selama ini kebanyakan kita menjadi konsumen di internet. Kita yang menikmati semua sajian yang ditulis oleh para blogger ataupun pengelola sebuah website. Yang namanya jadi konsumen, sifat konsumtif tentu sangat tinggi sekali, hampir semua halaman internet kita mau buka dan lihat. Paradigmanya pengguna internet sekarang kurang lebih seperti itu. Anak diajarkan tentang sebuah teknologi yang bernama internet adalah sebuah teknologi yang dapat digunakan untuk mencari apa saja. Seiring dengan perkembangan pemikiran anak, anak mulai belajar untuk mencari hal-hal yang seharusnya belum boleh mereka lihat. Ini bahayanya!

Memang benar, internet merupakan sumber pengetahuan yang relatif murah dan lengkap. Tapi ajarkan juga kepada mereka bahwa internet dapat juga digunakan untuk membuat buku harian, menulis pelajaran sekolah, membuat cerpen, puisi dan lain-lainya. Artinya, ajarkan anak untuk menjadi produsen di internet. Jadi diharapkan anak sibuk menulis ketimbang mencari sesuatu di internet.

Memang lebih sulit ya ketimbang mengajarkan anak googling, oleh karena itu beri contoh nyata, nih lihat blog papa. Ini cerita tentang keluarga kita. Ini buku harian papa di internet. Ini puisi buatan papa buat mama, ini komentar dari teman-teman papa. Dengan kreatifitas tentu saja ini bisa dilakukan.

Kakak sendiri memang sih mengalami kesulitan untuk mengajak murid ngeblog, kebanyakan mereka lebih suka ber Fb buat Twitter alias jejaring sosial. Baru ada 1 murid yang mulai siuman dan mau ngeblog, bisa dilihat di hirzifartanslife.blogspot.com . Blog yang dikelola anak kelas 1 SMP, yang tulisannya ringan-ringan saja sesuai dengan tingkat umurnya. Banyak juga sih anak-anak yang mulai ngeblog, dan ini tentunya harus mendapat dorongan dari orang tua. Banyak keuntungan yang dapat kita peroleh dari ngeblog, selain kreatifitas untuk menulis, mengungkapkan pendapat, juga dapat digunakan untuk mengontrol mereka. Karena blog bersifat terbuka seperti website, yang dapat dikunjungi siapa saja, maka sebagai orang tua, kita bisa melihat apa yang anak-anak kita tuliskan di blognya. Kegelisahannya, kegembiraanya, harapannya, kekesalannya, kekecewaannya, dan lainya.

Pokoknya sangat menarik dan bisa jadi sangat panjang untuk dibahas disini tentang asyiknya ngeblog.

Mulailah merubah pemikiran kita bahwa kita bukan hanya bisa menjadi konsumen di internet, tapi kita bisa juga menjadi produsen dengan tulisan-tulisan kita. Jangan takut kalau tulisan kita gak bagus, dan jangan terburu-buru ingin menjadi penulis sempurna dan profesional, tapi jadi blogger keren™ dulu seperti kakbayu®. WkwkCool
Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 10 Juni 2010 )
 
Heboh Video Mesum E-mail
Catatan Kakbayu - Jadi Pengamat
Ditulis Oleh kakbayu   
Rabu, 09 Juni 2010
Heboh video mesum yang modelnya mirip Ariel Peterpan dan kekasihnya Luna Maya. Tidak lama kemudian ada lagi video mesum yang modelnya lagi-lagi Ariel tapi kali ini wanitanya mirip Cut Tari.

Kalau dengar ulasan dari pakar telematika, 99% persen video itu asli buatan sang pelaku. Makin heboh aja nih, karena mungkin sebagian besar masyarakat sudah menganggap itu beneran mereka. Makanya jadi laku dan dicari-cari, karena terlepas dari benar atau tidaknya pelaku dalam video itu, image dalam masyarakat adalah tetap Ariel dan Luna.

Yang bikin kakak bingung tuh kenapa ya Luna begitu setia dengan Ariel? Dulu kan Ariel sudah pernah "selingkuh" dengan wanita lain sampai punya anak. Tapi Luna masih tetap setia menunggu dudanya Ariel. Sekarang Ariel sudah duda, kenapa mereka tidak segera menikah? Padahal umur Ariel sudah 29 tahun dan Luna sendiri 27 tahun. Kehidupan mereka sudah mapan, tunggu apalagi? Sampai akhirnya 2 video heboh ini beredar.

Coba dari dulu-dulu saja menikah setelah Ariel resmi menduda, kan kalaupun beredar video ini tidak akan seheboh sekarang, toh mereka sudah suami istri. Itu sih sepenuhnya hak mereka untuk menentukan pernikahan, dan ini hanya sekedar pendapat pribadi kakak sebagai blogger.

Oke, makacieh udah baca postingan ini. Kunjungi juga menu-menu lainnya di superblog ini.
 
Wow ada kiriman cerita tentang aku dari seseorang, tunggu postingannya ya !
Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 09 Juni 2010 )
 
Kagum Sama Anak-anak E-mail
Catatan Kakbayu - Jadi Guru
Ditulis Oleh kakbayu   
Minggu, 06 Juni 2010
Sangat menyenangkan banget jadi guru SD, yang dihadapi sehari-hari adalah anak-anak yang sebenarnya masih baik-baik, lucu-lucu dan gaya-gaya. Walaupun kadang bisa nyebelin dan bikin bete, tapi tetap asyik.

Ya, anak kecil, dulu waktu masih sekolah, kakak tuh gak suka banget dengan yang namanya anak-anak. Nyebelin, ingusan, suka ganggu dan gak bisa dibilangin. Makhluk yang suka gadoin gula ini juga suka sotoy, suka ngadu-ngadu, pokoknya ribet dah kalau lagi nongkrong trus ada anak kecil yang ikutan nimbrung. Itu pikiran kakak dulu.

Sering banget dulu diomelin  ortu tuh anak, karena kakak suka nangisin anaknya. Lagian salah sendiri, ikut-ikut orang gede. He

Waktu pertama kali ditawari ngajar di SD, kak sempat ragu, bisa apa enggak ya. Dulu sih lebih milih ngajar di SMA yang anaknya udah pada gede-gede. Soalnya kalau di SD, takut gak nyambung. Emangnya anak SD tau istilah database, Basic Input/Output System dan Power On Self Test. Gimana nyambunginnya sama permen lolipop, nuget dan mie gaul. Ini menjadi tantangan tersendiri buat kakak,

Hari pertama masuk kelas, semua mata anak memandang ke kakak.
"Ehm... Hai..." Kata kakak mencoba akrab.
Gak ada respon... Krik..krik..krik..
"Hallo... tahu gak kamu permen lolipop yang sesuai dengan umur kalian?" kakak berusaha ramah.
Gak respon lagi
Ih gak nyambung kan...
Itu hanya khayalan kakak aja. Hehe

Ternyata gak sesulit yang kakak duga, begitu masuk kelas, mereka duduk dengan rapih, dengan wajah bersahabat. Tapi ditangannya megang senapan mesin M16. Haha ngaco lagi.

Begitu disapa, langsung menjawab serentak,
kakbayu: Assalamu'alaikum...
Anak2: Wa'alaikumussalam...
kakbayu: Kita langsung belajar tentang database, Basic Input/Output System dan Power On Self Test
anak2: ?!@%*$#
Kakbayu: merasa menang Tongue out

Intinya menyenangkan begitu menyelami dunia mereka. Jujur, jadi jatuh cinta dan malah suka sedih kalau jauh dari mereka. Padahal kan mereka anak orang. Hks..

Hubungan ini kakak sempurnakan dengan meminta mereka memanggil kakak aja sama kakak (oke, kalimatnya agak susah tapi gak apa-apalah). Jadi satu-satunya guru disekolah yang dipanggil dengan sebutan bukan pak guru hanya kakak sendiri.

Setidaknya dengan begitu kakak telah menghilangkan banyak jarak antara kakak sebagai guru dan mereka sebagai murid. Mengajar dengan nuansa tidak terlalu formal lebih mengasyikan namun memang lebih melelahkan. Karena tidak hanya masalah KBM saja yang kakak hadapi, tapi hal-hal pribadi pun sering jadi pembahasan dengan mereka. Mereka menjadi spesial, tiap mereka seolah memiliki hubungan yang berbeda dengan kakak.

Bahkan beberapa diantara mereka, gak malu-malu lagi untuk datang ke ruangan kakak, bercerita sampai menangis jika punya masalah. Dan ketika keluar, mereka bisa tersenyum. Meskipun kakak tidak bisa bantu banyak, tapi dengan mendengarkan keluhannya setidaknya bisa membuat mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi masalah.

Dengan pendekatan seperti ini pula, kakak jadi sering terlibat konflik dengan murid-murid. Namun, kakak tidak pernah menggunakan kekuasaan sebagai guru dalam menyelesaikannya. Oke, kita marahan, tapi ingat jangan sampai lebih dari 3 hari. Biasanya begitu aja. Aneh, guru sama murid kok marahan. Sebenarnya ini ada tujuannya, mendidik mereka untuk bisa marah, tapi marah yang baik. Kalau mereka tidak dididik untuk bisa marah, setiap amarah anak-anak kita larang, hanya orang dewasa yang boleh marah, ini tidak adil. Mereka akan mengakumulasi kemarahannya kepada orang dewasa. Setelah mereka besar, tawuran deh sebagai pelampiasan.

Maka itu, bagi kakak murid marah sama kakak tidak tabu. Biasanya sih hari pertama marah mereka berusaha tidak menegur kakak. Tapi kakak tetap tetap tegur mereka. Masih marah ya? Hari kedua, masih gak negur, tapi agak cari perhatian. Hari ketiga mulai mendekat, hari keempat minta maaf. Hehe jadi salut banget sama anak kecil, kalian ternyata hebat. Kalau udah maafan biasanya hubungan jadi tambah mesra. Perhatian jadi lebih, tutur kata jadi lebih halus dan berhati-hati, dan selalu berusaha membuat kakak senang. Itu yang kakak rasakan ketika habis berkonflik dengan murid. Seru dan tambah kagum.
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 10 - 12 dari 129

Posting Lainnya...

Kumpulan Syair & PuisiTulus

Kamis, 17 Juli 2008 | kakbayu

Kau bagai bungayang sangat kukagumimelihatmuhari-hariku terasalebih berwarnaBagai ada rasa hati...
-

KeluargaTips Memilih Nama Anak

Sabtu, 14 Juni 2008 | Al Arif

1.Pilihlah nama yang baikMungkin ada ungkapan yang menyatakan “Apalah arti sebuah...
-

Komputer, Internet dan BloggingAlexa Rating Web

Sabtu, 03 April 2010 | kakbayu

Banyak para blogger yang menulis tentang Alexa Rank. Baik menjelaskan sejarahnya, tips & trik...
-

Dunia PendidikanGuru Honor Dipecat

Kamis, 01 April 2010 | kakbayu

Membaca headline koran monde hari ini (Kamis, 1 April 2010), saya merasa sedih sekali. Sama seperti...
-

Kumpulan Syair & PuisiTerlupa

Selasa, 30 November 1999 | kakbayu

Aku berharaptidak pernah hadir dalam hidup mumelainkan hanya sebagai guruTidak sahabat, apalagi...
-

Lagi...

Cari Barang & Jasa Yang Anda Butuhkan Dengan Bantuan Google

Follow Me @kakbayu

Yang Sedang Online

Hit Counter

Website ini telah di akses sebanyak:
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini39
mod_vvisit_counterKemarin157
mod_vvisit_counterMinggu ini408
mod_vvisit_counterBulan ini1260
mod_vvisit_counterTotal62690

Sudut Publik

Nama:

Pesan:

Free Joomla Templates