|
Menarik Dukungan |
|
|
Catatan Kakbayu -
Jadi Blogger
|
|
Ditulis Oleh kakbayu
|
|
Selasa, 20 April 2010 |
|
Berita terkini: kakbayu menarik dukungannya kepada grup Gerakan
1.000.000 Facebookers Mendukung Chandra Hamzah & Bibit Samad
Riyanto. Berikut keterangan kakbayu ketika kami menyambangi kediamanya.
Wartablog:
Maaf kak minta waktunya sebentar, mau wawancara. Kakbayu: Oh, dari
mana ya mas? (asli, ini pura-pura gak tau)
Wartablog: Dari
kakbayu.web.id. Kakbayu: Oh, oke silahkan.
Wartablog: Mengapa anda
menarik dukungan pada Grup Gerakan 1.000.000 Facebookers
bla..bla..bla.. (tidak terdengar karena rame, tapi udah dimengerti
narasumber) Kakbayu: Tentu saja kak punya alasan menarik
dukungan
pada Grup Gerakan 1.000.000 Facebookers bla..bla..bla.. (kalau ini males
nulis), karena kakak lihat Pak Chandra dan Pak Bibit sudah gak greget
lagi untuk memberantas korupsi. Tidak seperti dugaan kak sebelumnya.
Wartablog:
Memang dugaan anda seperti apa? Kakbayu: Tadinya kak
berharap,
begitu lepas dari masalahnya, pak Chandra dan pak Bibit langsung
memberantas korupsi dan menyalami satu persatu Facebookers yang telah
mendukungnya.
Wartablog:
Gak salah tuh? Kakbayu: Yang pertama
enggak, yang kedua banget.
Wartablog: Apa yang harus dilakukan
sekarang? Kakbayu: Untuk para Facebookers, jangan gampangan,
asal
dukung sana dukung sini, lihat dulu duduk permasalahanya. Dan kalau
mendukung jangan setengah-setengah, kenapa gak sekalian bikin Gerakan
1.000.001 Facebookers Mendukung KPK mengambil alih kasus Century. Ini
lebih jelas.
Wartablog:
Lantas kenapa waktu itu anda gabung di grup
tersebut? Kakbayu: Alasanya 1. Biar keren™ !
Wartablog: Pandangan
anda sekarang
terhadap pak Bibit dan pak Chandra? Kakbayu: Kak melihat
mereka
berdua seperti Marmaid Man dan Barnakel Boy di film anak-anak
SpongeBob. Dan Facebookers sendiri adalah SpongeBob nya yang ingin
membuat
mereka berjaya lagi, tapi rupanya mereka sudah terlalu "tua" untuk jadi
pahlawan.
Wartablog:
Selanjutnya, apa yang anda akan lakukan? Kakbayu: Kak mau
tidur,
udah jam 2 pagi neh!
Wartablog: Okelah kalau begitu.
Demikian
wawancara kami dengan kakbayu.
"Kak..kak...! Nanti beritanya
tolong upload-in ya!" wartablog berteriak. "Iya, sana pergi udah
malam." Jawab kak sambil lempar sepatu.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Minggu, 25 April 2010 )
|
|
|
Iklan Yang Aneh |
|
|
Catatan Kakbayu -
Jadi Kritikus
|
|
Ditulis Oleh kakbayu
|
|
Selasa, 20 April 2010 |
|
Denger iklan BKKBN pusat tentang nikah di usia yang matang. Cowok 27
tahun, cewek 22 tahun. Nyebelin banget dengernya, apalagi pas dialog
dimana ceweknya si Nita mengatakan "kita kan udah punya mobil, rumah,
cukup kok untuk membiayai anak kita nanti".
Entahlah, ini
perasaan kak aja atau gimana. Ditengah masyarakat susah begini, iklan tersebut masih
menonjolkan kemewahan. Setidaknya ini bayangan kak mendengar iklan itu.
Tiba-tiba
si cowok bilang ke mamanya kalau si Nita gak ngerti, minta nikah mulu.
Pertanyaan kak, ini mamanya siapa? Yang cewek apa yang cowok?
Dan
mamanya menjelaskan dengan membawa pesan sponsor dari BKKBN. Presepsi
kak ketika mendengar iklan ini, kedua anak manusia ini sudah mapan,
punya rumah, mobil dan tabungan cukup. Perkiraan umur yang cowok 25 dan
yang cewek 20. Hehe, subjektif. Kayaknya udah pantas untuk nikah?!
Tunggu
sampai 27? Membiarkan anak berpacaran lama-lama? Padahal udah wajib
menurut agama. Udah cukup umur, udah mapan, kurang apa?
Iklan
yang aneh.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 20 April 2010 )
|
|
|
Jadi Blogger Sedari Kecil |
|
|
Catatan Kakbayu -
Jadi Blogger
|
|
Ditulis Oleh kakbayu
|
|
Jumat, 16 April 2010 |
|
Si Fartan mau ganti URL, gayanya dia ngerti URL. Okelah, yang penting
dia dan alis tebalnya sudah memiliki kemauan untuk mulai belajar
ngeblog.
Sebagai calon guru dan seorang blogger keren, kak selalu
mengajak murid-murid kak untuk memiliki blog ketimbang hanya akun
jejaring sosial. Tapi rata-rata mereka bilang males nulisnya. Aduh
duh... Ini toh masalahnya.
Malas nulis mengindikasikan malas
baca, katanya gitu sih. Malas baca mengindikasikan banyak makan (mulai
aneh), banyak makan mengindikasikan banyak tidur. Oh ini rupanya masalah
intinya, sebuah lingkaran syaiton yang membuat orang males ngeblog.
Padahal kalau udah tahu enaknya ngeblog, bisa jadi bloggaholic atau
bloggaddict, dan yang paling parah goblog. Haha, ya iyalah, ngeblog mulu
gak belajar-belajar. Sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik,
begitulah bunyinya.
Jadi idealnya harus imbang, ya mbaca, ya
nulis. Kalau sekedar mbaca doang, jadi gak kreatif, gak bisa menuangkan
ide. Tapi kalau sekedar nulis gak pernah baca, kosong, kurang inspirasi
dan ide. Nah kalau mbaca + nulis, ini yang bagus, ikatlah ilmu dengan
menuliskannya ! Kalau enggak dua-duanya, ini yang dodol.
Kembali ke pokok masalah (sebenarnya pokok
masalahnya apa ya?), untuk menjadi blogger gak sesulit menjadi h4ck3r. Kak sendiri sudah menyiapkan nama hacker buat kak, kali aja mau alih profesi jadi hacker, yaitu k4kb4yu, keren
kan?! (aneh, gampang ketangkep polisi cyber crime-admin). Blogger bisa menulis
apa saja, termasuk yang remeh temeh sekalipun. Isi tulisanpun gak harus
100% benar, karena sesuai dengan tingkat pengetahuan bloggernya. Dan
justru sebuah tulisan yang kebenarannya tidak sampai 100% malah akan
memancing komentar pengunjung. Disinilah terjadi interaksi. Tapi ingat,
jangan sampai kita sengaja untuk mengaburkan kebenaran hanya karena
ingin memanen komentar.
Hakikatnya, seorang blogger berbicara
kepada semua orang, jadi wajarkan kalau kita bicara ada kesalahan, dan
ada pengingat juga dari pengunjung.
Jadi, jangan menunggu untuk
menjadi penulis sempurna dulu baru mau jadi blogger. Tapi jadi blogger
dulu, barulah jadi penulis sempurna.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 16 April 2010 )
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 28 - 30 dari 129 |