19 July 2016

Gerai Dinar : Miliki Dinar Dengan Cara Menabung

dinar
Dinar (sumber snhadi.wordpress.com)
Mungkin sudah ada yang pernah mendengar tentang Gerai Dinar dengan tabungan Dinar nya melalui layanan M-Dinar yang bisa diakses m-dinar. Lalu apa bedanya dengan menyicil emas? Tentu kita sudah dapat membedakan antara menabung dengan menyicil. Kalau menabung tentu kita menyimpan uang senilai seper sekian Dinar dan jika sudah mencapai satu Dinar maka kita bisa mengambil fisik dari Dinar tersebut.

Contoh menabung Dinar

Misal harga Dinar saat ini jika di rupiahkan seharga Rp. 2.100.000. Pada Gerai Dinar kita bisa membeli Dinar minimal sepersepuluh nya. Jadi Jika harga Dinar Rp. 2,1 juta maka kita bisa mulai menyetorkan dana sebesar Rp. 210.000 dan akan diakumulasikan dalam rekening online dinar kita menjadi 0,1 Dinar. Kemudian harga Dinar misalnya turun menjadi Rp. 2.050.000, kita bisa menyetorkan dana minimal sebesar Rp. 205.000 dan akan mendapat 0.1 Dinar. Sampai disini nilai Dinar kita sudah mencapai 0,2 Dinar.

dinar dan dirham
Dinar dan Dirham (Sumber logammulia.com)
Nilai Dinar ini mengikutri tren emas, karena Dinar memanglah emas 22 karat dengan berat 4,25gr. Keuntungan lainnya adalah ada bagi hasil yang diberikan Gerai Dinar jika kita tidak mengambil Dinar kita, melainkan tetap menyimpannya di Gerai Dinar. Dari mana keuntungan itu diperoleh, dari hasil usaha jual-beli Dinar dengan selisih kurs jual dan kurs belinya yang dilakukan oleh Gerai Dinar, jadi kita bisa menjadi seperti pemodal dan mendapatkan bagi hasil dari keuntungan usaha, bukan dari prosentase modal Dinar kita. Kalau dari prosentase sama aja dengan nge-RIBA-nget !

Lalu apa bedanya dengan mencicil Dinar?

Mencicil Dinar, saya belum pernah dengar sih, mungkin saja ada, tapi yang saya tahu ada investasi dengan mencicil emas, jadi saya simulasikan saja dengan mencicil emas. Kalau mencicil kita dikenakan bunga. Misal kita mencicil 5 gram emas. Anggap harga emas per gram saat ini adalah Rp. 520.000, maka jika 5 gram harganya adalah Rp. 2.600.000. Dengan bunga sebut saja 12% per tahun maka marginnya adalah Rp. 312.000. Total harga emas yang harus kita bayar dengan jangka waktu 1 tahun adalah Rp. 2.912.000. Misal kita membayarkan uang muka 10%  dari harga total emas, yaitu Rp. 291.200, sisa yang harus dicicil adalah Rp. 2.620.800 dibagi 12 bulan menjadi Rp. 218.400 per bulan.

Belum lagi ditambah biaya administrasi dan ongkos kirim, tentu jadi lebih banyak uang yang kita keluarkan. Itu hanya hitung-hitungan kasar saja lho.

Jelas memang, menabung sepertinya akan lebih menguntungkan dari mencicil. Apalagi tabungan Dinar kita pun dapat menghasilkan, jadi selain untung dari capital gain yaitu kenaikan harga Dinar, juga untung dari “pembagian deviden” (keuntungan hasil usaha).

Bagi yang tertarik silahkan kunjungi Gerai Dinar.

Baca Juga Dong...

No comments:

Post a Comment

Jika berkenan, kamu bisa memberikan komentar disini, dan jika kamu punya blog, saya akan kunjung balik :)