05 July 2015

LGBT entitas baru manusia abnormal

Sam Brodie
Sam Brodie - Celebrity Okezone
Sekarang lagi ramai didunia maya masalah Lesbi, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT), apalagi saat Mahkamah Agung Amerika Serikat kiblatnya kebebasan melegalkan, maka seantero dunia langsung menyambutnya, termasuk di Indonesia, sampai ada seorang artis idola anak-anak dan remaja yang ikut senang dengan hal itu. Banzai !!!

Dengan dalil kebebasan dan hak asasi, mereka dilegalkan untuk melakukan perbuatan yang tidak sejalan dengan fitrah manusia. Gak usah melihat dari kacamata agama dulu, karena dalam agama orang-orang pelaku homoseksual hukumnya adalah mati, mengingat buruknya perilaku tersebut.


Di Indonesia sendiri, sulit untuk mendapatkan legalisasi perkawinan sesama jenis, selain masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama, tentu saja kelompok ini yang pasti akan pertama kali menentang. Kedua kelompok orang yang anti homo, meskipun tidak bawa-bawa agama, orang-orang ini sangat jijik dengan perilaku homoseksual dan sering menjadikannya bahan ledekan. Contoh misalnya di Kaskus dan Stand Up Comedy, dimana dalam komunitas keduanya homo dianggap sesuatu yang jelek dan pantas untuk di bully atau dijadikan bahan untuk mem-bully. Maho, atau manusia homo adalah label yang diberikan kepada orang yang mereka "bully."

Sebelum Amerika melegalkan pernikahan sejenis, sudah banyak kelompok-kelompok yang melegalkannya lebih dulu, misalnya saja kelompok gereja yang bisa menerima perkawainan sejenis dan telah terang-terangan melaksanakannya. Entah mengapa bisa demikian?

Tapi sekali lagi, sebagai manusia normal tentu menjijikan melihat perilaku LGBT, dan apakah LGBT bisa "disembuhkan"? Mungkin bisa ditanyakan kepada Sam Brodie, seorang transgender yang akhirnya bisa kembali ke jalan yang normal. Jadi sebenarnya LGBT masih bisa "disembuhkan" asalkan bersungguh-sungguh ingin hidup normal dan memperdalam agama akan mempercepat prosesnya. Karena memang pelaku LGBT kebanyakan adalah orang-orang yang jauh dari agama.

Di Indonesia sendiri, kelompok ini cukup banyak, mereka bergerak di "bawah tanah", tidak terlihat dan sangat berhati-hati dalam keanggotannya. Mereka bisa juga ditemui dalam forum-forum online, baik di facebook dan media sosial lainnya. Disitulah mereka membuat "syurga"nya sendiri, mereka bebas "bertransaksi" dan mencoba saling berganti-ganti pasangan. Tapi bukan tidak mungkin suatu saat mereka akan terang-terangan minta untuk dilegalkan. Disini pemerintah harus tegas, karena kita Indonesia, negara timur, negara berketuhanan, dan yang pasti bukan negara maho. Jika ini sampai terjadi, tentu para agamawan, pendidik dan orang-orang normal lainnya akan menolak dengan keras.

Baca Juga Dong...

2 comments:

  1. Anonymous17/7/15 01:10

    Bentar lagi incest minta di legalkan juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang melegalkan suruh anaknya duluan aja melakukan itu semua :)

      Delete

Jika berkenan, kamu bisa memberikan komentar disini, dan jika kamu punya blog, saya akan kunjung balik :)