15 January 2017

Investasi Reksa Dana, Semua Orang Bisa Jadi Investor

Blogging Competition – Reksa Dana Online DIM, Investasi Aman dan MudahSaat pertama kali saya mengenal investasi reksa dana, satu hal yang ada dipikiran saya, ribet ! Mengapa? Bayangkan, kalau mau topup atau menyetorkan dana, saya harus datang ke agen penjual reksa dana, mengisi aplikasi, lalu menyetorkan uangnya melalui kasir. Begitupun ketika saya ingin me-redeem alias menjual kembali reksa dana, harus datangi agen penjual, mengisi aplikasi, dan kalau jumlah reksa dananya yang dijual cuma sedikit, agak malu-malu gimana gitu. Kelihatan banget lagi butuh uang sampai jual reksadana segala ! Maklum, setiap transaksi harus bertemu karyawan agen penjual reksa dana tersebut.

Namun kini, hampir semua layanan menjadi serba elektronik dan online. Ada toko online, tiket online, bahkan cari jodoh pun online. Perubahan ini juga merubah cara berinvestasi reksa dana yang awalnya investasi offline menjadi investasi online. Yang dulunya harus bertatap muka, sekarang cukup duduk di depan laptop atau menggunakan smartphone yang terkoneksi internet kita sudah bisa melakukan investasi online reksa dana serta terus memantau pertumbuhannya dengan aman dan mudah.

Blogging Competition – Reksa Dana Online DIM, Investasi Aman dan Mudah

Kemudian saya mencari-cari informasi tentang manajer investasi yang bisa transaksi online, tapi tentu tidak sekedar online saja, yang paling utama adalah aman. Jangan sampai mau cari untung dari investasi malah yang didapat buntung gara-gara manajer investasi yang abal-abal. Setelah dipikir dan dipertimbangkan, pilihan saya jatuh pada Danareksa Investment Management (DIM), manajer investasi dari anak perusahaan PT. Danareksa, salah satu perusahaan BUMN milik pemerintah Indonesia. Tentu saja saya memilih DIM karena perusahaan ini adalah perusahaan “plat merah”, jadi keamanan dana investasi dapat lebih terjamin. Setidaknya saya tidak terlalu khawatir tertipu, seperti kita tahu banyaknya berbagai macam tawaran investasi yang ternyata adalah investasi bodong.

Blogging Competition – Reksa Dana Online DIM, Investasi Aman dan Mudah
Ilustrasi: Reksadana Online
Mulailah saya melakukan registrasi, mengisi form aplikasi dan melengkapi dokumennya. Setelah disetujui, saya mendapatkan akses ke aplikasi web milik DIM. Melalui aplikasi web inilah kita dapat melakukan topup dan redeem atau hanya sekedar memantau pertumbuhan portofolio investasi reksadana online DIM. Sedangkan untuk menyetorkan dana dapat dilakukan melalui akun virtual Bank Permata, BCA KlikPay maupun Mandiri ClickPay yang petunjuknya akan didapatkan setelah melakukan transaksi topup.

Untuk keamanan transaksinya sendiri, DIM memberikan fitur sTOKEN, dimana sebuah kode dikirimkan via SMS ke nomor handphone yang telah  didaftarkan. sTOKEN ini digunakan saat melakukan transaksi, dan hanya dengan sTOKEN kita dapat melakukan redeem reksa dana. Dengan penggunaan sTOKEN membuat transaksi menjadi lebih aman dari penyalahgunaan akun secara ilegal pada aplikasi web DIM. Setelah redeem diproses, dana hasil penjualan kembali reksa dana akan dikirim ke nomor rekening bank milik kita.

Blogging Competition – Reksa Dana Online DIM, Investasi Aman dan Mudah
Ilustrasi: Varian Produk Reksa Dana
Mungkin sekarang anda jadi berpikir, berapa banyak dana yang anda butuhkan untuk berinvestasi secara aman dan mudah melaui investasi reksa dana online DIM? Jawabannya tidak banyak, cukup seratus ribu rupiah anda sudah mendapatkan instrumen investasi yang aman dan mudah, serta yang paling penting dari itu semua adalah: Anda telah menjadi seorang investor ! Seorang investor yang dapat merencanakan masa depannya menjadi lebih baik demi menuju kebebasan finansial.

Apakah sekarang anda tertarik untuk menjadi seorang investor reksa dana? Jika jawaban anda "Ya" silahkan klik investasi reksa dana online DIM.
---
 ”Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog ‘Blogging Competition - Reksa Dana Online DIM, Investasi Aman dan Mudah’. Isi dan tulisan dari artikel/blog post ini diluar tanggung jawab Danareksa Investment Management”.

02 January 2017

Orang islam kok pakai produk kafir? #nyinyir

artikel
Mungkin pernah kita mendengar atau membaca di medsos seorang yang mengatakan atau menulis seperti berikut: "Orang islam jangan pakai produk orang kafir, jangan pakai komputer, hp, mobil, itukan buatan orang kafir, naik onta aja!"

Kalau memang otak kita berpikirnya cuma sejauh hidung, pernyataan itu seakan benar, tapi bagi orang yang pemikirannya jauh kedepan, pernyataan itu merupakan peryataan yang bodoh, mengapa?

1. Memang dia siapa? Produsen barang itu? Produsennya aja gak ribut, nah elo malah nyinyir. Jangan-jangan situ gak mampu beli ya?

2. Pernyataan tersebut salah sasaran, harusnya dia meminta kepada produsen kafir jangan menjajakan produknya di negara dengan mayoritas penduduk islam  (saya gunakan kata kafir karena biasanya mereka dalam membuat pernyataan juga demikian). Atau produk tersebut ditulisi "untuk kalangan sendiri, non muslim." Dijamin orang islam gak akan pakai. Tapi mana mau produsennya? Karena jumlah penduduk islam yang merupakan penduduk dengan populasi sangat banyak didunia merupakan pasar yang potensial.

3. Bisnis adalah bisnis, produsen punya barang, kami punya uang, ya terjadilah jual beli. Kok sampeyan yang nyinyir? Ini kalau bahasa islamnya muamalah, dari jaman nabi sampai jaman robot statusnya tetap halal dalam islam. Kecuali yang dibeli yang sifatnya dilarang seperti minuman keras, narkoba dan daging anjing atau babi. 

29 December 2016

Family Touring

Kebetulan kemarin dari tanggal 24 - 26 Desember dapat libur 3 hari yang menurut saya harus dimanfaatkan untuk nyenengin keluarga. Maklum, sebagai tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah, justru saya susah dapat libur karena banyak megang kerjaan alias borongan. Disaat beberapa PNS sudah menikmati libur akhir tahun. Nah ini ada kesempatan, rencana sih mau ajak jalan ke puncak Bogor, karena dalam 2 bulan terakhir saya sudah bolak-balik ke puncak untuk urusan kerjaan, istri kepingin juga diajak ke puncak, mau beli oleh-oleh di depan hotel Parama.

Okelah kita ke puncak, kebetulan 2 hari sebelumnya saya habis ada acara menginap di Hotel Pesona Anggraini, pulang istirahat sehari, kemudian berangkat lagi kali ini dengan istri, anak saya yang berusia 6 tahun dan adiknya yang baru berusia 3 bulan. Naik apa? Naik motor Honda Fit X 100cc keluaran tahun 2008. Apa kuat ya motor yang sudah cukup tua dengan mesin kecil dinaiki 4 orang untuk nanjak di puncak? Mengingat berat saya dan istri diatas 70Kg, belum beban tas berisi pakaian karena berencana mau menginap semalam disana. Memang sih motor belum pernah turun mesin dan bagian dalam mesinnya masih "perawan ting-ting." Mulai dari rantai kamprat, kanvas kopling, dan lainnya masih orisinil dari pabriknya. 

Si Jangkrik (motor saya) saya persiapkan, saya cuci dulu malam sebelum berangkat. Starternya saya perbaiki, selama ini starter error dan ternyata bukan dinamonya yang rusak ataupun akinya yang soak, tapi tombolnya yang sudah terlalu tua, jadi getas. Masa di puncak mau menghidupkan mesin harus pakai engkol?

05 December 2016

Asyiknya Memotret Bunga di Merlimba Garden

Memotret bunga di Merlimba GardenKebetulan kemarin ada acara dari organisasi profesi guru, sehingga akhirnya saya bisa sampai ke sebuah tempat wisata di Cisarua Puncak Bogor Jawa Barat. Tempat ini cukup menarik dan menawarkan berbagai fasilitas yang bisa kita nikmati dengan ditemani udara yang dingin khas puncak. Namun karena saya ikut acara "orang", ya tentu tidak bisa menikmati semua yang ada disana.

Kesempatan ini tidak saya sia-siakan untuk mencari objek yang bagus buat di foto, tentunya bunga-bunga yang banyak bertebaran. Namanya juga taman bunga. So dengan menggunakan HP Lumia 640XL saya mencoba mengabadikan keindahan ciptaan Allah ini :)

19 November 2016

Parade Bhineka Tunggal Ika

Pawai Bhineka Tunggal Ika
Screenshoot laman news.detik.com
Membaca berita online di news.detik.com tertanggal Kamis, 17 November 2016 dimana diberitakan akan ada sekelompok orang yang akan mengadakan "demonstrasi" atau mereka menamakan aksi mereka dengan nama Parade Bhineka Tunggal Ika. Gak tanggung-tanggung, yang hadir katanya akan mencapai seratus ribu orang. Jumlah yang tentu saja tidak sedikit, meskipun jika dibandingkan dengan aksi 411 cuma seperduapuluhnya saja.

Tentu itu hak mereka mengadakan aksi yang katanya untuk menjaga kebhinekaan. Di Indonesia, demonstrasi dijamin oleh undang-undang sabagai salah satu sarana menyampaikan aspirasi. Tentu demonstrasi yang teratur, tidak anarkis dan mematuhi undang-undang yang berlaku.